Mai, 2008 Tingkat Kelulusan (SMU).
Sementara saat di tanya (Nikoya), mengenai jumlah kelulusan (UAN) di tingkat (SMU) tahun ini, Kadis pendidikan NAD mengaku belum bisa memprediksi karena tingkat kelulusan murid pada pelaksanaan UAN tingkat SMU di tentukan oleh pusat karna sudah ada satu formula yang telah di bakukan tegasnya.
Jumlah murid yang tidak mengikuti (UAN) di tingkat (SMU) untuk tahun ini Muhammad hanya menjawab (tidak banyak pak), tanpa menyebutkan jumlahnya berapa, ia menambahkan ada beberapa murid sekolah menengah atas yang tidak lulus tahun lalu, namun masih juga sekolah dan mengikuti Paket (C) ungkapnya.
Saat di disinggung (Nikoya) mengenai isu kebocoran soal –UN- di tingkat SMU di Aceh, Muhammad mengatakan, di Aceh khususnya tidak terjadi kecurangan yang dilakukan pengawas Ujian Nasional.
Dari amatan Nikoya di beberapa sekolah dasar di Banda Aceh dan Aceh Besar, untuk tahun ini tidak terlihat murid Sekolah Dasar yang mengikuti Ujian di gedung sekolah yang tidak layak.(Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 14, 2008 18:10 | permalink | News
Ujian Nasional Untuk Sekolah Dasar Di Aceh Berjalan Lancar.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk sekolah Dasar, yang serentak di laksanakan di seluruh kabupaten kota di Aceh tidak terjadi permasalahan di lapangan, Hal tersebut di tegaskan Kadis pendidikan Provinsi (NAD) Muhammad Ilyas saat di hubungi Nikoya via telpon 13/5, pada hari pertama Ujian Sekolah Dasar, ia mengatakan untuk hari pertama ujian belum ada laporan,adanya permasalahan di setiap sekolah dasar di kabupaten kota di Aceh.
Dan pihaknya telah melakukan pengecekan di beberapa sekolah dasar di Aceh, sejauh ini belum ada permasalah terhadap pelaksanaan ujian Nasional Tingkat Sekolah Dasar di NAD.
Kadis pendidikan NAD optimis semua murid Sekolah Dasar yang mengikuti Ujian Nasional tahun ini bisa menjawab semua soal mata pelajaran.
Kadis pendidikan NAD mengharapkan kepada orang tua murid untuk lebih mendorong anaknya agar meningkatkan belajar.karna peran dari orang tua murid sangat tergantung tingkat kelulusan murid itu sendiri.(Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 14, 2008 18:05 | permalink | News
Rumah Bantuan Di Alue Naga Di Rusak Angin.
Akibat Angin kencang selama hampir sepekan terakhir ini sejumah rumah bantuan di daerah Alu Naga Banda Aceh mengalami kerusakan karna di terpa angin, rumah-rumah tersebut adalah rumah rangka baja bantuan NGO Untuk korban tsunami di daerah tersebut.
Bustami salah seorang warga yang rumahnya rusak akibat angin mengatakan, rumah yang atapnya rusak itu, dikerjakan asal-asalan dan tidak berkualitas.
Bustami mengatakan rumah tersebut rusak jam lima kemarin saat angin kencang. Jumlah rumah yang rusak akibat di terpa angin sebanyak lima unit, angin juga merusak satu unit rumah ibadah di daerah Alu Naga Banda Aceh.(Windy Fagtah)
posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 14, 2008 18:00 | permalink | News
Nelayan Banda Aceh, Pemerintah Jangan Naikan Harga BBM.
Rencana pemerintah pusat menaikan Bahan bakar minyak (BBM) bersupsidi untuk masyarakat mendapat tanggapan beragam di Banda Aceh, terutama masyarakat perekonomian kecil misalnya para nelayan di Banda Aceh saat dimintai tangapan tentang kenaiakan bahan bakar minyak.
M.Yunus salah seorang nelayan di Banda Aceh mengatakan kalau (BBM) dinaikan otomatis penghasilannya yang bisanya di dapat 40.000 dalam satu hari, di pastikan akan mengalami penurunan pendapatannya, karena mahalnya harga bahan bakar untuk keperluan BBM bagi alat tangkap seperti Mesin Bot. Menurutnya yang biasa mengeluarkan modal Rp.100.000 untuk membeli BBM bagi kebutuhan mesin bot dipastikan kedepan harus mengeluarkan modal kembali, karena Harga BBM naik.
M.Yusus dan para nelayan lainnya menambahkan seharusnya pemerintah bisa mencari solusi lain agar Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tunda kenaikannya, dia menambahakan rencana pemerintah menaikan harga BBM bisa berdampak buruk pada pada masyarakat miskin di tanah air.(Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 12, 2008 18:15 | permalink | News
Sebagian Nelayan Di Banda Aceh Lebih Memilih Tidak Melaut.
Sebagian Nelayan di Banda Aceh lebih memilih tidak melaut karna disebabkan ombak dan agin kencang selama tiga hari terakhir ini, dari amatan Nikoya di tempat pelelangan ikan (TPI) di Lampulo Banda Aceh terlihat sepi, tidak terlihat aktifitas Nelayan seperti biasa. Para nelayan lebih memilih memperbaiki alat jaring tangkapan ikan.
Salah seorang nelayan Dilampulo M.Yunus mengatakan sudah tiga hari ini nelayan yang selama ini mengandalkan BOT yang kapasitas kecil takut melaut karena ombak besar.
Sementara selama ombak besar dan angina kencang dilaut semua jenis harga ikan basah di pasar penayong Banda Aceh selama tiga hari terakhir ini sangat mahal karna para Nelayan di Banda Aceh banyak yang tidak melaut, hal tersebut dikatakan Usman penjual ikan di pasar ikan penayong Banda Aceh.
Lebih lanjut Usman mengaku walaupun sebagian nelayan melaut namun hasil tangkapannya sangat berkurang, hal tersebut berpengaruh pada angin dan ombak besar yang melanda laut Aceh tiga hari terakhir ini.(Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 12, 2008 18:00 | permalink | News
|