April, 2008 Siswa Sekolah Dasar Dan Sekolah Menengah Pertama Membentuk Parlemen Forum Anak.
Anak-anak yang terdiri dari siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama membentuk Parlemen Anak. Forum Parlemen Anak yang di bentuk oleh perwakilan siswa SD dan SMP se Aceh ini layaknya parlemen pemerintahan.
Parlemen anak ini merupakan sebagai suatu wadah bagi anak-anak untuk melahirkan sejumlah draf mengenai permasalahan anak anak. Seperti mengenai permasalahan gender di kalangan anak-anak. Demikian yang di sampaikan kepada, semua kepala dinas kantor Gubernur dan juga pada ketua badan perlindungan anak.
Pada awal terbentuknya parlemen anak ini juga telah menghasilkan beberapa rekomendasi mengenai pendidikan, kesehatan, kesejahtraan social. (Windy Faghta)
posted by Nikoya 106 FM News Division April 10, 2008 18:10 | permalink | News
34 Anggota DPRA Desak Gubernur Aceh Dan Ketua DPRA Mundur Dari Stuktur Organisasi BRR.
Tiga puluh empat anggota dewan perwakilan rakyat DPRA mendesak Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan ketua DPRA Sayed Fuad Zakaria mundur dari stuktur organisasi BRR.
Hal tersebut dibacakan anggota DPRA Abdullah Saleh dalam pernyataan sikap 34 anggota dewan, peryataan sikap tersebut di karenakan badan pelaksana BRR Kuntoro di anggap sudah bersikap arogan dalam mengeluarkan pernyataan bahwa BRR tidak akan memberikan dana rehab senilai 15 juta rupiah perkepala keluarga bagi korban tsunami asal pantai Barat Selatan Aceh yang melakukan aksi tuntutan di kantor BRR meski Gubernur NAD Irwandi Yusuf dan ketua DPRA Sayed Fuad Zakaria telah mengeluarkan rekomendasi atas bantuan tersebut.
Abdullah Saleh menambahkan selain 34 anggota dewan yang telah menandatangi peryataan sikap tersebut akan menyusul anggota dewan lainnya. Sementara itu Gade Salam yang juga anggota DPRA menyatakan bahwa BRR telah menginjak-nginjak pemerintahan Aceh dan masyarakat Aceh.
Abdullah Ali salah satu korban tsunami yang melakukan aksi di BRR menyatakan mereka hanya menuntut hak-hak mereka yang telah dijanjikan oleh BRR Abdulllah Ali menambahkan mereka telah 6 hari berada di Banda Aceh, semenjak pertama tiba di Banda Aceh mereka langsung melakukan aksi di kantor BRR.
Dalam aksi di BRR yang di dominasi kaum ibu-ibu di isi dengan pembacaan Yasin dan Salawat, sedangkan para mahasiswa yang membela nasib para korban tsunami tersebut meneriakkan yel-yel sambil berorasi.
Selama 6 hari melakukan aksi di BRR 3 orang pendemo dilarikan kerumah sakit karena mengalami kelelahan. Para pendemo berposkokan di Mesjid Baiturrahman Lueng Bata dengan mendirikan tenda dan dapur umum.(Windy Faghta)
posted by Nikoya 106 FM News Division April 10, 2008 18:00 | permalink | News
Nidji, Peterpen & Marvells Pukau Penggemarnya Di Banda Aceh.
Konser A Mild Live Rising Star, Group band Pertepan, Nidji dan Marvells hari minggu 6/4/2008 memukau ribuan pengemarnya di halaman parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh. Walaupun suasana gerimis namun tidak membuat para penonton beranjak dari tempat.konser kali ini. Group Nidji, Peterpan serta juga Marvel berhasil menghipnotis lebih kurang 13.000 penontonnya Di Banda Aceh.
Dari hasil pantauan Nikoya di lapangan setelah berapa grup band lokal manggung suasana seperti biasa tidak terlihat penonton yang berjinkrak-jingkrak di depan panggung namun suasana berubah saat grup Band Peterpan Ariel naik panggung yang mengenakan jaket hitam membuat penonton berjingkrak di depan panggung. Dalam aksi panggungnya Aril beserta groupnya Peterpan membawa beberapa lagu hit nya seperti.Di balik awan, Mungkin Nanti, Sally Sendiri dan beberapa lagu hit lainnya. Setelah group band peterpan selesai manggung dan MC yang salah satunya adalah penyiar radio Nikoya FM memanggil group Band Nidji dengan vokalis (Giring), susana penonton semakin histeris berbeda dengan aksi panggung Ariel Peterpan.
Sambutan untuk group band Nidji dari (Nidjiholik) Banda Aceh membuat Giring nampak begitu semangat dengan gerakan tangan dan gaya khas Nidji/Giring menyapa para ribuan fansnya di Banda Aceh pada hari minggu 6/4/2008, terlihat Giring vokalis Nidji bersujud di depan ribuan pengemarnya di halaman parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh.
“Saya sangat bersyukur pada Allah karena akhirnya gua bisa manggung di depan ribuan Nidjiholik Banda Aceh cetus (Giring) vokalis Nidji.
Kerinduan dan kekecewaan tahun lalu group band Nidji dan Nidjiholik terobati sudah karena pada tahun lalu group band Nidji gagal serta dilarang konser di Banda Aceh.
Dalam Aksi panggung group band Nidji saat melantunkan beberapa tembang hitnya seperti Biarlah, Cinta Tak Pernah Sama dan bebera lagu hit Nidji lainnya waktu (Giring) melantunkan lagu Jangan Lupakan mendapat sambutan luar biasa dari ribuan Nidjiholik yang memadati halaman parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh.
Konser A Mild Live Rising Star yang mengadakan tour untuk 30 kota di Indonesia, Sebelumnya pada sabtu sore 5/4/2008 di lapangan Tunas Bangsa Lhokseumawe sempat di datangi para santri untuk menolak konser tersebut namun konser tetap diadakan.
Namun pada saat di Banda Aceh Minggu sore 6/4/2008 konser A Mild Live Rising Star Peterpan, Nidji, Marvells serta band-band A Mild Live Wanted lainnya di halaman parkir Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh, yang mana konser tersebut berakhir menjelang maghrib dari hasil pantauan Nikoya konser kali ini berjalan dengan mulus seperti yang di harapkan. (Abu Sidik)
posted by Nikoya 106 FM News Division April 06, 2008 21:00 | permalink | News
Ribuan Pelajar Di Aceh Mengelar Doa Bersama Di Mesjid Raya.
Pagi tadi ribuan pelajar di Kota Banda Aceh yang tergabung dalam solidaritas independen kaum muda Aceh menggelar doa bersama di mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dengan tema kesejahteraan pendidikan di Aceh.
Doa tersebut juga sebagai upaya dari solidaritas independen kaum muda Aceh sebagai mewujudkan dunia pendidikan yang sejahtera, mereka juga akam memperjuangkan atau mengavokasi para pelajar Aceh apa bila tidak lulus UAN.
Karena menurut mereka UAN di Aceh tidak pantas di jalankan, sebab segala prasarana dan sarana penunjang oendidikan di Aceh tidak tersedia. Demikian dikatakan T.Auriza salah seorang pelajar yang ikut doa bersama di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh kepada Redaksi Nikoya.(Windy Fagtah)
posted by Nikoya 106 FM News Division April 05, 2008 18:10 | permalink | News
Pelajar Aceh Yang Tergabung Dalam Gerakan Pemuda Islam Menentang Keras Film Kontroversial Fitna.
Ratusan pelajar Aceh yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam, kesatuan aksi Pelajar Pemuda Islam, dan pelajar Islam Indonesia (PII) mengelar aksi unjuk rasa di depan Guest House Uni Eropa di jalan Sudirman Banda Aceh.untik menentang film kontroversial Fitna kemarin.
Dalam aksi tersebut massa membakar patung replika anggota parlemen Belanda Geeat Wilders. Mereka meminta perwakilan Uni Eropa di Aceh menyampaikan tuntutan dan kecaman mereka kepada pemerintah Belanda yang telah mendeskriditkan umat Islam.
Menurut Ketua PII, Fitriadi film Fitna itu sengaja diproduksi untuk menyudutkan umat islam dan bertujuan untuk menjadikan Islam sebagai objek hinaan, mereka menyebarkan kebencian terhadap Islam dan kita selaku umat islam harus melawan. Pihaknya menilai, indikasi itu terbukti dengan penayangan kartun Nabi Muhammad oleh media di Denmark dan beberapa kasus lainya yang terus menghina dan menyakiti umat Islam.
Para pelajar juga mengajak semua element masyarakat terutama di Aceh untuk memboikot produk Belanda. Juga mendukung kebijakan pemerintah Indonesia yang melarang beredarnya film yang menista agama Islam tersebut.(Windy Fagtah)
posted by Nikoya 106 FM News Division April 05, 2008 18:00 | permalink | News
|