Maret, 2008 KPA, Usut Tuntas Kasus Yang Menewaskan Lima Orang Mantan GAM.
Juru bicara pusat Komite Peralihan Aceh Ibrahim Syamsudin mendesak pihak kepolisin untuk mengusut tuntas kasus pembakaran kantor( KPA) atau Lintang Aceh Tengah yang menewaskan lima orang anggota (KPA) yang ikut tepanggang di dalam kantor tersebut.
Pengusutan itu untuk menghindar terjadi polemik baru atau aksi balas dendam oleh jajaran (KPA) di Aceh yang tidak bisa menerima kejadian sadis tersebut.
Jika pemerintah dan pihak kepolisian tidak mengusut kasus pembakaran kantor KPA Atu Lintang Aceh yang ikut terpanggang 5 orang mantan GAM, bukan tidak mungkin aksi balas dendam yang kita tidak pasti terjadi karna banyak masyarakat (KPA) tidak habis pikir dengan pembunuhan sadis di Atu Lintang itu.
“Saya sudah menghimbau kepada jajaran KPA di Aceh agar menahan diri dan jangan terpancing dengan susana, tapi yang di takutkan lepas kontrol, jajaran KPA akan melakukan balas dendam semoga ini tidak terjadi,” demikian dikatakan juru bicara (KPA) pusat Ibrahim Syamsudin via telpon saat di hubungi redaksi Nikoya 3/3/2008.
Dalam hal ini Ibrahim mengharap polisi harus serius mengusut aksi pembakaran kantor KPA Atu Lintang Aceh Tengah.(Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Maret 03, 2008 18:00 | permalink | News Pebruari, 2008 Dinas Kesehatan Provinsi NAD Mengirimkan Bantuan Untuk Warga Semeulu.
Untuk menanggulagi permasalahan bencana gempa di Simeulu Dinas kesehatan provinsi NAD mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, dan makanan instant.
Menurut Sofyan Staf penanggulangan Bencana dinas kesehatan Provinsi NAD, obat-obatan dan makanan tersebut hanya khusus bagi korban Gempa di Aceh, dan bantuan tersebut merupakan bantuan tahap awal, apabila korban gempa di simeulu masih membutuhkannya Dinas kesehatan Provinsi NAD akan mengirimkan bantuan tahap selanjutnya.
Menurut Sofian Bantuan tersebut akan di angkut melalui jalur darat menuju Melaboh, dan dari Melaboh ke Simeulu dilanjutkann melalui jalur laut.
Sesampai di simeulu bantuan akan diberikan pada Dinas kesehatan Simeulu sebelum di berikan langsung kepada masyarakat korban gempa.(Windy Fagtah)
posted by Nikoya 106 FM News Division Pebruari 22, 2008 18:20 | permalink | News
Rumah Yang Di Bangunan (BRR) Aceh–Nias Tidak Tahan Gempa.
Wakil Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Muhammad Nazar mengatakan Rumah yang di bangunan (BRR) Aceh–Nias di Semeulu pasca tsunami tidak tahan gempa. Padahal pihak (BRR) tahu daerah tersebut merupakan wilayah potensi gempa.
Dalam peristiwa gempa kamis sore yang mengguncang wilayah Simeuleu Aceh umumnya, menyebabkan bangunan yang dibangun BRR dan sejumlah lembaga bantuan retak-retak. Padahal pembangunannya belum lama usai dan masih baru.
Hal terebut di katakan Wagup NAD.M.Nazar saat konfrensi pers Jum.at pagi 22/2/2008 di ruang kerjanya.
Nazar, mengharapkan pihaknya meminta kepada BRR agar bangunan yang retak tersebut (BRR) harus diperbaiki kembali. (Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Pebruari 22, 2008 18:10 | permalink | News
Pihak TNI Siapkan 3 Pesawat Sewaktu-Waktu Di Perlukan Korban Gempa Simeulu.
Wakil gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Muhammad Nazar mengatakan Pihak TNI Dari jajaran Kodam Iskandar Muda siapkan 3 pesawat jenis Kasa yang saat ini dua pesawat tersebut stanby di Bandara Iskandar Muda Blang Bintag dan satunya lagi berada di Medan.
Wagup mengatakan pesawat tersebut sewaktu waktu di perlukan untuk kepentingan darurat misalnya mengantar bantuan seperti obat-obatan dan bantuan lain untuk para korban Gempa simeulu.mengingat parjalanan laut ke semeulu sangat jauh,
Saat ini pemerintahan Aceh dan Satkorlak sudah memerintahkan pemerintah setempat untuk mendata perkiraan kerugiaan yang di sebabkan gempa pada hari kamis lalu.
Sementara BRR juga melakukan hal yang sama melakukan perkiraan kerusakan rumah bantuannya di semeulu, Nazar mengatakan misalnya, pemerintah NAD ada kesulitan dalam mengatasi bencana gempa semeulu, baru meminta bantuan kepada Bakornas pusat.(Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Pebruari 22, 2008 18:05 | permalink | News
Korban Gempa Yang Meninggal Karena Jantungan.
Wakil gubernur Aceh,Muhammad Nazar mengatakan situasi terakhir di semeulu yang di teriam pemda NAD hari ini pasca terjadi gempa kamis lalu, Dalam konfrensi pers pagi tadi mengatakan jumlah korban yang meninggal semuanya empat orang mareka yang meninggal bukan di sebabkan karena rentuhan bangunan namum tapi karena jantungan.
Wagup mengaku warga yang luka-luka ringan sudah kembali kerumahnya masing-masing, sementara korban yang luka parah saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat, Nazar mengaku warga yang cacat seperti terkilir karna meloncat dari rumah dan gedung saat terjadi gempa.
Nazar mengatakan rumah penduduk yang rusak parah berjumlah 15 Unit, kemudian yang rusak ringan di wilayah tepah barat berjumlah 33 unit, kemudian di daerah teluk dalam jumlah rumah warga yang rusak ringan sebanyak 43 unit.
Sementara rumah ibadah yang rusak parah berjumlah 5 unit, pasar yang rusak ringan berjumlah 16 unit, Nazar mengaku gempa yang terjadi pada kamis lalu sangat kuat di daerah semeulu itu terlihat dari jalan aspal yang nampak retak, di beberapa daerah di Semeulu. (Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Pebruari 22, 2008 18:00 | permalink | News
|