Januari, 2008
Wakil Gubernur NAD Mengharapkan Kerajaan Saudi Arabia Dapat Membantu Aceh Di Bidang Perekonomian.


Wakil gubernur NAD M.Nazar mengharapkan kerajaan Saudi Arabia dapat membantu Aceh di bidang perekonomian, M. Nazar menyatakan perekonomian Aceh saat ini masih terpuruk, dari itu ia mengharapkan pihak Arab Saudi dapat memberikan bantuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh hal tersebut dinyatakan M. Nazar pada acara serah terima bantuan kerajaan Arab Saudi sore hari tadi di halaman Mesjid Raya Baiturrahman B.Aceh yang juga di hadiri Said Al Urabi Presideen Saudi Charity Campaign dan Abdurrahman Muhammad Amin duta besar Arab Saudi.
 
Saya mengajak pemerintah Arab Saudi dan semua kawan-kawan Arab Saudi dapat datang ke Aceh melakukan investasi maupun memberikan bantuan dalam bentuk lainnya yang lebih memiliki implikasi positif dalam menciptakan multi player effect di bidang perekonomian di Aceh”, tegas wakil gubernur NAD M.Nazar 17/2008.
 
Arab Saudi telah memberikan bantuan berupa rehabilitasi Mesjid Raya Baiturrahman, rumah bantuan sebanyak 2500 unit tipe 48,dan sekolah beserta alat2 penunjangnya”, tegas Najmi Abdullah Nahdi direktur Saudi Charity Campaign untuk Aceh’17/2008.
 
Najmi Abdullah Nahdi menambahkan pada awal tahun ini kerajaan Arab Saudi juga akan menambah rumah bantuan sebanyak 1000 unit di kawasan B.aceh, Aceh Besar dan Aceh Jaya.(Windy Fagtah)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 17, 2008 18:05 | permalink | News

DPR Aceh Meminta Pembagian Hasil Dana Non Migas.


Menurut Ketua DPR kota Banda Aceh Muntasir Hamir pembagian dana hasil non migas di kelola oleh masing-masing kabupaten yang ada di Aceh.
 
Menurut Muntasir apabila dana non migas di kelola oleh pihak propinsi berarti pemerintahan Irwandi telah membangun sentralisme baru di Aceh, menurutnya pembagian hasil non migas sat ini 60 persen untuk propinsi dan 40 untuk kabupaten kota.
 
Artinya apa sesuai dengan pasal, karena pendapatan daerah kabupaten kota juga berdasarkan dari hasil non migas namun ada satu pasal yang mengatakan ini di kelola oleh propinsi bukan berarti uang yang banyak itu menjadi sentralisme di Aceh hal itu tidak boleh, namun uang ini menurut saya mari kita kembalikan uang itu kepada daerah kabupaten kota masing-masing di Aceh”, tegas Muntasir Hamir DPR kota B.aceh 17/2008.
 
Muntasir menambahkan apabila dana di kelola oleh masing-masing kabupaten penggunaan dana tersebut dapat lebih efesien dan di nikmati oleh masing-masing masyarakat kabupaten kota di Aceh.
 
Menurut Muntasir dari komitmen anggota DPR se Aceh di setujuinya pembagian hasil dana non migas untuk kabupaten sebesar 80 persen dan selebihnya di kelola oleh Propinsi.(Windy Fagtah)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 17, 2008 18:00 | permalink | News

Harga Emas Di Banda Aceh Hari Ini Mencapai Sembilan Ratus Sepuluh Ribu Rupiah Permayam.


Harga perhiasan emas di Banda Aceh hari ini mencapai sembilan ratus ribu rupiah permayam. Sementara harga satu gramnya mencapai dua ratus tujuh puluh lima ribu rupiah. H. Sarja penjual perhisan emas di pasar Aceh mengatakan untuk hari ini harga emas naik dua puluh lima ribu rupiah dalam satu garamnya.
 
Ini merupakan harga yang termahal perhiasan emas di Banda Aceh, diperkirakan harga perhiasan emas bisa mencapai tiga ratus ribu rupiah dalam satu gramnya, atau bisa mencapai satu juta rupiah permayamnya”, demikian yang ditegaskan Sarjan pedagang perhiasan emas di Banda Aceh kepada redaksi Nikoya.15/2008.
 
Mahalnya perhiasan emas saat ini karena di sebabkan mahalnya minyak dunia juga suhu politik dunia saat ini sedang memanas, Sarjan mengaku terhitung dalam seminggu terakhir ini warga banyak menjual emas di bandingkan dari memembeli.(Abu Sidiq)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 16, 2008 18:15 | permalink | News

Harga Jual Semen Di Tingkat Pedagang Pengecer Masih Tetap Tinggi.


Meskipun semen Andalas sudah mulai dipasok ke sejumlah toko bahan bangunan di Aceh sejak sepekan terakhir,.namun harga jual semen di tingkat pedagang pengecer masih tetap tinggi mencapai empat puluh lima ribu rupiah persak, sementara harga pasaran hanya tiga puluh dua ribu persak seperti yang dikatakan Zainudin penjual bahan bangunan di Banda Aceh.
 
Pasokan semen ke sejumlah toko bagunan sangat terbatas mungkin dalam 2 atou 3 hari lagi semen di Banda Aceh akan stabil kembali pak”, demikian tegas zainudin penjual bahan bangunan di Banda Aceh kepada Nikoya 14/2008.
 
Dari amatan di daerah Peukan Bada dan Lampulo Banda Aceh, puluhan bangunan perumahan sudah terhenti pembangunannya, hal tersebut di sebabkan pasokan dan harga semen di Banda Aceh belum stabil.
 
Pak Darman misalnya salah seorang tukang bagunan saat di jumpai di Lampulo, mengatakan sudah seminggu terakhir ini dia dan kawan-kawannya menggangur karena belum masuknya bahan baku semen di tempat dia bekerja.
 
Sudah seminggu gak kerja pak karna gak ada masuk semen adapun masuk semen,cuma beberapa sak gak tau mau dikerjakan apa", tegas Darman kepada Nikoya.(Abu  Sidiq).


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 16, 2008 18:05 | permalink | News

Kontras Aceh Mempertanyakan Keabsahan Analisa Dokter Dan Polisi.


Kontras Aceh mempertanyakan hasil analisa dokter dan pernyataan polisi yang menyatakan bahwa Husaini meninggal karena mengalami sakit paru-paru. Kontras menilai ini bertolak belakang dengan kesaksian keluarga dan warga yang turut mengurus jasad Husaini sebelum dikebumikan, dimana pada jasadnya ditemukan beberapa bekas penyiksaan. KontraS Aceh juga memiliki rekaman audio visual jasad Husaini yang gambarnya diambil beberapa saat sebelum jenazah dikebumikan, Asiah Uzia Koordinator Kontras Aceh mengtakan Di tubuh korban terlihat jelas bekas memar dan bekas luka akibat pemukulan yang terdapat pada badan, kaki dan bagian muka.
 
Kami memiliki rekaman audio visual jasad Husaini yang gambarnya diambil beberapa saat sebelum jenazah dikebumikan. Di tubuh korban terlihat jelas bekas memar dan bekas luka akibat pemukulan di badan, kaki dan bagian muka.
 
Ini bertolak belakang dengan kesaksian keluarga dan warga yang turut mengurus jasad Husaini sebelum dikebumikan, dimana pada jasadnya ditemukan beberapa bekas penyiksaan”. Demikian yang dikatakan Asiah Uzia Koordinator kontras aceh saat di hubungi Nikoya 14/2008.
 
KontraS Aceh juga menyayangkan proses pemeriksaan Husaini oleh Kepolisian yang tidak menyertai pengacara atau penasehat hukum sebagaimana yang diatur dalam perundang-undangan.
 
Jubir KPA pusat Ibrahim KBS juga mengatakan hal yang sama kematian Husaini sebagai tahanan  Polres Aceh Timur, di luar kewajaran.
 
Jikapun Husaini bersalah, polisi seharusnya memperlakukannya sesuai dengan proses hokum. Dia menyatakan keraguannya terhadap penyebab kematian Husaini. “Ini lagu lama yang didendangkan aparat saat masa perang dulu. Tidak masuk akal alasan polisi itu,” kata Ibrahim.
 
Selain itu keluarga Husaini juga mengakui bahwa selama dalam tahanan kepolisian mereka tidak diizinkan untuk menjenguk Husaini. (Abu Sidiq)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 16, 2008 18:00 | permalink | News

<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134   >>131 - 135 of 666

blog home


archive
NOPEMBER 2008
AGUSTUS 2008
JUNI 2008
MAI 2008
APRIL 2008
::full...


recent entries
:: Departemen Hukum Dan HAM Akan Menindak Lanjuti Laporan Narapidana.
Nopember 14, 2008
:: Terkait Rekaman Video Pungli Di Dinas Pendidikan GERAK Aceh Minta Kasus Tersebut Di Laporkan.
Nopember 14, 2008
:: Hut RI Yang (63) Tahun Di Banda Aceh Berlangsung Khitmad.
Agustus 17, 2008
:: KontraS Aceh Gelar Pekan Kampanye Anti Penghilangan Orang Secara Paksa.
Agustus 17, 2008
:: (BRA) Kombatan Gam Dan Korban Konflik Untuk Bersabar.
Agustus 15, 2008

%BLOG_RECENT_COMMENTS%




administrator