Januari, 2008
Abrasi Sungai Tiro Kabupaten Pidie Sudah Sangat Mencemaskan.


Abrasi sungai tiro Kabupaten Pidie sudah sangat mencemaskan pasalnya di sepanjang aliran sungai tersebut terlihat abrasinya sudah sangat mengkhawatirkan,misalnya di desa Rebat desa Dimbe desa Tong Peria dan desa Jojo, dari amatan dilapangan abrasi sungai itu sudah sangat dekat dengan perumahan penduduk di empat desa di kecamatan Mutiara Timur itu, warga yang menempati di pinggiran desa Tiro sangat mencemaskan keselamatan jiwanya. Sulaiman misalnya warga desa Tong Peria kecamatan Mutiara Timur yang puluhan meter sawah dan kebun mejadi korban abrasi sungai Tiro, dia mengatakan:
 
Pemerintah Kabupaten Pidie harus segera bertidak menanggapi masalah ini yang semakin hari makin meluas abrasi di sepanjang sungai itu, Sulaiman mengaku bronjong batu atau tanggul untuk menahan abrasi sungai Tiro yang di bangun BRR tidak merata” tegasnya kepada redaksi Nikoya 10/2008.
 
Pemandangan abrsi juga terlihat di daerah desa Ber-eh, desa Adan kecamatan Mutira Barat Pidie, juga tidak luput dari abrasi Krueng Tiro bahkan abrasi sudah mendekati sarana umum seperti badan jalan lintasan yang menghubungi kecamatan Mutiara Barat dan kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie.(Abu Sidiq)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 11, 2008 18:05 | permalink | News

Semen Di Banda Aceh Langka Dan Tinggi Harganya.


Harga semen di banda aceh sudah mulai setabil dimana  minggu lalu harga semen di Banda Aceh mencapai Rp70.000/zak dengan berat bersih 40 kilogram mengalami kenaikan 100 persen lebih dari harga sebelumnya Rp34.000/zak. Namun di pasaran, semen sangat langka.
 
Menurut Sulaiman pedagang di toko yang menjual bahan-bahan bangunan di Banda Aceh mengungkapkan, kelangkaan bahan semen tersebut karena tidak adanya pasokan menyusul terhentinya operasional PT Semen Andalas Indonesia di kawasan Lhoknga, Aceh Besar akibat diblokir oleh warga setempat.sulaiman mengaku  untuk hari ini harga semen 37.000 persak,walopun harga nya sudah  turun namun semen masih langka di pasaran dia memperkiarkan  senin mendatng  semen di banda aceh kembali lancer.
 
Untuk hari ini harga semen 37.000 persak,walopun harga nya sudah  turun namun semen masih langka di pasaran dia memperkirakan senin mendatng semen di Banda Aceh kembali lancar,Tegas Sulaiman pedagang yang menjual bahan-bahan bangunan di Banda Aceh Kepada Redaksi Nikoya 11//2008.
 
Terkait dengan kelangkaan semen ini, masyarakat sangat mengharapkan agar pemerintah dan pihak terkait dapat segera turun tangan mengatasinya, agar tidak  menghambat pelaksanaan Rehab rekons di Aceh.namun PT semen andalas Indonesia terhitung dari kemarin sudah menyalurkan 500 ton lebih semen untuk mengatasi krisis semen di Banda Aceh.(Abu Sidiq)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 11, 2008 18:00 | permalink | News

Kontras Aceh Menilai FKK Tidak Berfungsi Efektif Dalam Mencegah Terjadinya Konflik Di Aceh.


Kontras Aceh menilai FKK (Forum Komunikasi dan Koordinasi) yang dibentuk dibawah Menkopolkam sebagai pengganti mandat CoSA dalam AMM tidak berfungsi efektif dalam mencegah terjadinya konflik di Aceh setelah AMM meninggalkan Aceh. FKK terkesan hanya menjadi pemadam kebakaran yang bekerja ketika terjadi suatu peristiwa kekerasan dan tidak mampu menghentikan meluasnya kekerasan. Mandat FKK yang sangat luas juga dikhawatirkan bisa memperlemah peran dan fungsi pemerintahan Aceh dan mengancam kemandirian masyarakat Aceh dalam melanggengkan perdamaian. Demikian di tegaskan kordinator Kontras Aceh Asiah.
 
(Forum Komunikasi dan Koordinasi) yang dibentuk dibawah Menkopolkam sebagai pengganti mandat CoSA dalam AMM tidak berfungsi efektif dalam mencegah terjadinya konflik di Aceh setelah AMM meninggalkan Aceh. FKK terkesan hanya menjadi pemadam kebakaran yang bekerja ketika terjadi suatu peristiwa kekerasan dan tidak mampu menghentikan meluasnya kekerasan.tegas kordinator kontras aceh Asiah saat di hubungi Redaksi Nikoya.
 
Asiah mengtakan dalam penegakkan HAM, tahun 2007 merupakan tahun yang masih mempertanyakan kepastian penegakkan hukum dan pemenuhan HAM. Tidak kunjung dibentuknya KKR (Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi) dan Pengadilan HAM yang merupakan mandat perdamaian menunjukkan bahwa hingga saat ini belum adanya jaminan  terwujudnya keadilan dan pemenuhan hak-hak korban pelanggaran HAM di Aceh. Padahal desakan korban konflik dan korban pelanggaran HAM atas proses hukum dan keadilan semakin gencar dan menguat.
 
Desakan ini diperkuat dengan adanya sejumlah peringatan-peringatan tragedi pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh pada masa lalu untuk mengingatkan kembali pemerintah bahwa kejahatan masa lalu tidak bisa dilupakan begitu saja dan harus segera diselesaikan. Dukungan nyata dari pemerintah dalam hal ini baru sebatas retorika dan terkesan saling lempar handuk antara otoritas pemerintah pusat dan daerah.
 
Selain itu, di luar keberhasilan polisi dalam mengungkap sejumlah aksi-aksi kriminalitas bersenjata, polisi juga masih belum mampu meninggalkan cara-cara kekerasan dalam menjalankan tugasnya, seperti yang terjadi pada kasus pemukulan di Tanjong Beuridi dan penembakan di Lhoksukon dan Tiro.
 
Demikian halnya dengan TNI yang masih mencampuri urusan sosial politik di Aceh dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan politik dan di luar koridor kerangka pertahanan. (Abu Sidiq)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 10, 2008 18:10 | permalink | News

8 Staf LBH Hadiri Sidang Lanjutan Pembacaan Putusan Sela.


Pengadilan Negeri Langsa akan kembali melanjutkan persidangan terhadap 8 staf LBH Banda Aceh pada tanggal 9 Januari 2008 di Kota Langsa dengan agenda pembacaan putusan sela oleh majelis hakim. Persidangan tersebut terkait perkara Tindak Pidana Menyiarkan, Mempertontonkan, atau Menempelkan Tulisan yang isinya Menghasut di Muka Umum dengan Lisan atau Tulisan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 160 Jo 161 Jo 55 Jo 56 KUHPidana.
 
Sebelumnya pada tanggal 12 Desember 2007 persidangan telah dilakukan dengan agenda pembacaan eksepsi oleh kuasa hukum LBH Banda Aceh terhadap seluruh dakwaan Jaksa Penuntut Imum Kejaksaan Negeri  Kota Langsa dan pada 19 Desember 2007 persidangan dilanjutkan dengan jawaban Jaksa Penuntut Umum terhadap eksepsi kuasa hukum LBH Banda Aceh.
 
Atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum, kuasa hukum LBH Banda Aceh dan 8 staf LBH Banda Aceh yang dijadikan sebagai terdakwa membacakan eksepsi yang pada pokoknya mengajukan keberatan atas dakwaan tersebut yaitu dakwaan dianggap kabur (Obcuur Libel) karena tidak memuat uraian yang cermat, jelas dan lengkap tentang tindak pidana yang didakwakan dan dakwaan mengandung pertentangan hukum satu sama lainnya serta dakwaaan jaksa penuntut umum sangat bertentangan dengan semangat hukum dan penegakan hak asasi manusia, keadilan, perdamaian dan demokrasi yang selama ini dicita-citakan. Demikian yang diktakan asiah Juru bicara Aliansi Peduli Korban Bumi Flora asiah (APKBF).
 
Majelis Hakim PN Langsa untuk melihat kasus ini secara objektif dalam memberikan putusan Sela yang akan dibacakan pada tanggal 9 Desember nanti, mengingat tindakan yang dilakukan para terdakwa dalam kasus tersebut dengan semangat untuk menyelesaikan persoalan rakyat dalam rangka menjaga perdamaian di Aceh.tegas Asiah kepada redaksi Nikoya 10/1/2008,
 
Asiah Uzia menjelaskan Sebelumnya PT. Bumi Flora telah menunjukkan itikad baiknya dengan mencabut pengaduannya ke POLRES Langsa sehingga Pasal 335 (Tindak Pidana Perbuatan Tidak Menyenangkan) yang merupakan delik aduan telah dicabut, namun oleh pihak POLRES Langsa masih terus menindak lanjuti perkara tersebut terkait Tindak Pidana yang dimuat dalam pasal 160 dan 161.
 
Ke-8 staf LBH Banda Aceh tersebut adalah M. Jully Fuady SH (Wakil Direktur Bagian Operasional LBH Banda Aceh), Kamaruddin SH (Wakil Direktur Bagian Internal LBH Banda Aceh), Mustiqal Syahputra SH (Kepala Divisi EKOSOB LBH Banda Aceh), Mardiati SH (Koordinator LBH Banda Aceh Pos Langsa), Sugiono (Staff LBH Banda Aceh Pos Langsa), Juanda (Staff LBH Banda Aceh Pos Langsa), Mukhsalmina SH (Assisten Pembela Umum) dan Yulisa Fitri SH (Assisten Pembela Umum). (Abu Sidiq)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 10, 2008 18:05 | permalink | News

Kekerasan Meningkat, Kontrol Perdamaian Melemah.


KontraS Aceh mencatat sepanjang tahun 2007 telah terjadi peningkatan angka kekerasan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 51 kasus tindak kekerasan. Diantaranya 12 kasus diduga kuat dilakukan oleh anggota polisi, 4 kasus diduga kuat dilakukan oleh anggota TNI, 2 kasus diduga kuat dilakukan oleh mantan GAM dan 33 kasus tidak teridentifikasi pelakunya. Dengan jumlah korban jiwa keseluruhan sebanyak 79 orang, yaitu 10 korban pembunuhan, 9 korban penembakan yang tidak mengakibatkan kematian dan 60 korban penyiksaan. Di luar itu, 9 kasus pembakaran dan 12 kasus peledakan/teror bom dan atau granat yang pelakunya sama sekali tidak terungkap.
 
Tercatat juga aksi kriminalitas dengan menggunakan senjata api sebanyak 31 kali dengan korban penembakan sebanyak 2 tewas dan 4 luka tembak, kemudian penembakan misterius terjadi sebanyak 5 kali dengan korban 3 tewas dan 7 luka tembak.  Demkian yang dikatakan Koordinator Kontras aceH Asiah Uzia.
 
Sepanjang tahun 2007 telah terjadi peningkatan angka kekerasan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 51 kasus tindak kekerasan. keseluruhan sebanyak 79 orang, yaitu 10 korban pembunuhan, 9 korban penembakan yang tidak mengakibatkan kematian dan 60 korban penyiksaan. Di luar itu, 9 kasus pembakaran dan 12 kasus peledakan/teror bom dan atau granat yang pelakunya sama sekali tidak terungkap.demikian dikatakan Koordinator Kontras aceH Asiah kepada redaksi Nikoya 10/1/2008.
 
Kontras menilai ada 5 penyebab yang mengakibatkan kekerasan meningkat yaitu pertama, mulai melemahnya kontrol para pihak dalam menjaga perdamaian, kedua, tidak adanya early warning system (sistem peringatan dini) untuk mencegah konflik berulang, ketiga proses penegakkan hukum yang tidak fair dan masih diskriminatif, keempat, desain konsep reintegrasi yang sudah salah sejak awal, dan kelima, lemahnya peran kepolisian.(Abu Sidiq)


posted by Nikoya 106 FM News Division Januari 10, 2008 18:00 | permalink | News

<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134   >>136 - 140 of 666

blog home


archive
NOPEMBER 2008
AGUSTUS 2008
JUNI 2008
MAI 2008
APRIL 2008
::full...


recent entries
:: Departemen Hukum Dan HAM Akan Menindak Lanjuti Laporan Narapidana.
Nopember 14, 2008
:: Terkait Rekaman Video Pungli Di Dinas Pendidikan GERAK Aceh Minta Kasus Tersebut Di Laporkan.
Nopember 14, 2008
:: Hut RI Yang (63) Tahun Di Banda Aceh Berlangsung Khitmad.
Agustus 17, 2008
:: KontraS Aceh Gelar Pekan Kampanye Anti Penghilangan Orang Secara Paksa.
Agustus 17, 2008
:: (BRA) Kombatan Gam Dan Korban Konflik Untuk Bersabar.
Agustus 15, 2008

%BLOG_RECENT_COMMENTS%




administrator