Desember, 2007 Ratusan Korban Konflik Memperingati Hari HAM Sedunia.
Dalam rangka memperingati Hari Hak Azazi Manusia, HAM Sedunia, ratusan korban konflik maupun aktifis HAM, tadi malam melakukan acara Malam Obor HAM di Taman Sari Kota Banda Aceh. Kegiatan ini merupakan salah satu usaha rakyat untuk mendapatkan keadilan dari Pemerintah yang selama ini belum dirasakan semua elemen masyarakat korban.
Ali Zamzami, selaku Koordinator Acara mengatakan, tujuan kegiatan itu adalah untuk mengajak semua pihak terutama petinggi di Aceh, untuk menghargai hak azazi manusia. Momentum Hari HAM sedunia ini, Ali menginginkan damai yang telah dirasakan masyarakat Aceh, dapat terjaga secara permanent dengan penegakan keadilan HAM dan pemenuhan hak korban.
Ini sebagai bentuk penyadaran bagi Pemimpin-pemimpin bangsa ini khususnya untuk Pemimpin Aceh. Artinya penyelesaian Aceh ini harus diartikan dan diisi dengan pengungkapan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu, dan penanganan terhadap korban dan mendesak secara keseluruhan. Saya piker semua komponen di Aceh ini mendorong kebijakan kearah itu, katanya Selasa (11/12).
Untuk itu, Ali mengharapkan kepada seluruh komponen masyarakat Aceh, untuk mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Nanggroe Aceh Darussalam, untuk segera membentuk pengadilan HAM dan KKR di Aceh.
Dalam Kegiatan tersebut diisi dengan orasi, pembagian selebaran dan teatrikal dari sanggar Cuek dan acara lainnya. Peserta hari HAM sedunia itu mengenakan baju serba putih.(Deni Zulfikar)
posted by Nikoya 106 FM News Division Desember 11, 2007 18:15 | permalink | News
Lembaga Aliansi Demokrasi Anak Bangsa (ADAB) Memberikan Masukkan Penting Kepada Pemerintah Aceh.
Lembaga Aliansi Demokrasi Anak Bangsa (ADAB), memberikan beberapa masukkan penting kepada pemerintah Aceh dan Pemerintah Indonesia, untuk di laksanakan di Aceh, sebagai upaya menjaga keberlangsungan perdamaian, dan mencegah terulangnya konflik di Aceh.
Demikian hal ini diungkapkan oleh Zulfikar, direktur Lembaga Aliansi Demokrasi Anak Bangsa (ADAB).
Zulfikar Mendesak Badan Reintegrasi Aceh Damai untuk secepatnya menyalurkan dana reintegrasi bagi korban dan keluarga korban konflik.
Pemerintah Indonesia sesegera mungkn membuat peraturan (Keputusan Presiden/Keppres) dalam pengungkapan kebenaran yang terjadi pada masa sebelum perjanjian damai antara RI GAM. Karena persoalan Aceh adalah bagian dari bentuk pertanggung jawaban politik Indonesia.
Jadi kita harapkan kedepan ada semacam pengungkapan kebenaran dan tidak hanya melalui sebuah kompensasi, tidak terjadi seperti apa yang dilakukan BRA hari ini. Dan ini jangan-jangan BRA hanya mengaburkan kebenaran dengan dalih memberikan bantuan, akhirnya masyarakat yang menjadi korban pelanggaran HAM atau masyarakat konflik itu mereka kecewa. Karena Negara ini selalu berbicara tentang keadilan HAM, tetapi keluarga kami yang mati tidak jelas pelakunya, jadi dimana tanggung jawab Negara, ungkapnya Kepada Redaksi Senin (11/12).
Zulfikar menambahkan, Pemerintah Indonesia seharusnya lebih peka terhadap persoalan pelanggaran Hak Asasi Manusia, yang masih terus terjadi di Indonesia. Sehingga diharapkan pemerintah Indonesia, dapat menerapkan semua undang-undang yang telah di sahkan dan menjalankan instrument HAM yang telah diratifikasi.
Aliansi Demokrasi Anak Bangsa berharap Kepada semua pihak di Aceh, untuk terus menjaga perdamaian yang sedang berlangsung dan tidak mengeluarkan statement yang mengarah kepada terjadinya masalah di masyarakat.(Abu Sidiq)
posted by Nikoya 106 FM News Division Desember 11, 2007 18:05 | permalink | News
Puluhan Perawat Rumah Sakit Fakinah Melakukan Mogok Kerja.
Puluhan perawat Rumah Sakit Fakinah pagi tadi malakukan aksi mogok kerja,menuntut ada nya kesejahteraan dan menuntut tidak terjadinya lagi pemecatan secara sepihak
Menurut susan salah satu perawat Rumah sakit Fakinah salah satu pimpinan di rumah sakit tersebut sering memperlakukan atau menugaskan perawat secara tidak wajar.
Insya Allah tidak pernah kami melakukan kesalahan, karena semua pelayanan kami penuhi, tapi saat kami duduk sebentar saja langsung dibilang kok duduk-duduk aja. Terus saat kami sedang menulis itu dari pagi sampai siang, itupun mesti harus jongkok dan gak boleh kita duduk dikursi, ungkap mereka kesal kepada Redaksi Selasa (11/12).
Selain menugaskan perawat secara tidak wajar juga perawat yang di pecat secara sepihak tanpa alasan pasti
Perawat yang bekerja di rumah sakit fakinah juga menuntut penjelasan tugas-tugas mereka dan juga penjelasan mengenai pemecatan terhadap perawat secara sepihak.(Windy Faghta)
posted by Nikoya 106 FM News Division Desember 11, 2007 18:00 | permalink | News
Bensin Di Banda Aceh Tidak Langka.
Harga jual bensin di setiap pengecer di wilayah banda aceh mencapai 6000 hingga 7000 Rupiah. hal tersebut di sebabkan Beberapa SPBU di banda aceh dalam dua hari ini ke habisan stok
Salah seorang penjual bensin enceran di simpang Surabaya banda aceh, yang nama nya tidak mau di sebut mengatakan, dalam dua hari ini beberapa SPBU kehabisan stok Jenis premium
Semantara Hupmas Pertamina banda aceh, Said farid mengatakan, bensin di banda aceh tidak langka. namun sedikit tersendat pemasokan ke SPBU Yang ada di banda aceh, karena armada pengangkut bensin untuk wilayah banda aceh sedang beroperasi ke sigli
Armada kita inikan dari seluruh Kota Besar Banda Aceh dan Aceh besar semuanya beroperasi ke Sigli, dan kemarin itu juga kita harus menutup persediaan yang ada di Lhokseumawe. Jadi armada kita yang satu untuk mengangkut Perimiuan dan satunya lagi solar, jadi berkurang. Jadi keterlambatan suplai dari Krueng Raya ke SPBU, ungkapnya kepada redaki menjelaskan Senin (10/12).
Lebih lanjut Farit menjelaskan kelangkaan, disebabkan keterlambatan pemasokan ke SPBU, karena sedikit terkendala dengan armada pengangkut
Farid mengaku untuk hari ini, malah sudah masuk BBM jenis premium sebanyak 2400 Kilo Liter. jumlah itu untuk kebutuhan banda aceh dan aceh besar serta sebagian nya akan di suplai untuk kabupaten pidie. dengan jumlah itu di perkirakan bisa bertahan selama 91 hari.
posted by Nikoya 106 FM News Division Desember 10, 2007 18:20 | permalink | News
KPA Menghimbau Pihak Pembuat Kerusuhan Menghentikan Aksinya.
Komite Peralihan Aceh, KPA Pusat menyerukan kepada pihak-pihak yang membuat kerusahan di nagan raya untuk segera menghentikan aksinya. Hal ini terkait kasus pengeroyokan Ketua KPA Nagan Raya Samsuardi oleh sekelompok warga didesa Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Nagan raya.
Juru Bicara KPA Pusat, Ibrahim Syamsuddin mengatakanTindakan anarkis hanya akan melahirkan pertentangan baru. Ibrahim menambahkan tindakan main hakim sendiri jelas tidak dapat diterima, apalagi kalau pelakunya dari kalangan terpelajar dan tokoh masyarakat.
Karena di Aceh dan Indonesia menurut hemat saya berlaku undang-undang, jadi taatilah undang-undang yang telah ada, jangan Negara ini menjadi seperti Negara yang premanisme, itu harapan saya. Jangan gara-gara sedikit kerikil kecil dijalan lalu kemudian terbentur, karena bukan itu yang sebenarnya diharapkan masyarakat kepada kita, akan tetapi sentuhan yang lebih luas dari kita kepada masyarakat. Jadi jangan kita bermain dalam koridor politik sempit, itu yang saya tidak mau, ungkap Ibrahim kepada Redaksi saat dihubungi Senin (10/12).
Juru Bicara Komite Peralihan Aceh, KPA Pusat, Ibrahim Syamsuddin menegaskan kepada anggota KPA di NaganRaya tidak masuk terlalu jauh kedalam agenda politik praktis. Lebih lanjut Ibrahim menambahkan Jangan sampai Anggota KPA hanya menjadi alat bagi pihak lain untuk mencapai tujuan.
Yang pertama saya menghimbau terutama kepada anggota KPA jangan terlalu masuk kedalam koridor politik, kita takut mereka akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain. Dan disini sekali lagi kita tegaskan, jangan membuka ruang kepada pihak ketiga untuk merusak perdamaian di Aceh. Itu yang menjadi harapan kita, karenanya kalau memang ada suatu masalah ajaklah untuk bermusyawarah dan jangan main hakim sendiri seperti pengeroyokan, pembakaran dan segala macam lainnya, tegasnya.
Ibrahim menginginkan Pemerintah Nagan raya atau siapapun, termasuk tim sukses tidak menjadikan kasus ini sebagai pemicu munculnya konflik horizontal antar kelompok masyarakat.
Semua pihak harus menyadari bahwa Aceh baru saja keluar dari konflik. Secara psikologis, Ibrahim mengatakan dengan letupan-letupan kecil akan membuat masyarakat tidak nyaman dalam menjalani kehidupan ini.
posted by Nikoya 106 FM News Division Desember 10, 2007 18:15 | permalink | News
|