September, 2007
Selama Puasa Harga Ikan Basah Melonjak.


Memasuki hari kelima bulan puasa, harga ikan basah di sejumlah pasar ikan di Banda Aceh, melonjak harganya. Lonjakan ini terjadi, karena persediaan ikan pasar sangat sedikit, menyusul masih banyaknya nelayan belum melaut, selama bulan puasa ini, ataupun dengan alasan lain, karena angin kencang di laut,
 
Dari hasil amatan, ikan yang bisanya di jual lima belas ribu rupiah pertumpuk, kini menjadi dua puluh ribu rupiah pertumpuknya. Sementara ikan tongkol besar ukuran lima kilogram, yang biasanya dijual seharga seratus ribu rupiah, sekarang harganya menjadi seratus lima puluh ribu rupiah
 
Namun menurut Ayah Bireun, salah seorang pedagang ikan di Peunayong Banda Aceh mengatakan, untuk hari ini harga ikan basah untuk semua jenis, harganya sudah agak menurun, karena pasokan ikan mulai hari ini sudah mulai meningkat dari hari sebelumnya.
 
Kemarin ikan bandeng dibeli sama tengkulak 20 ribu rupiah per kilogramnya, tapi hari ini jadi 18 ribu rupiah. Jadi kalau kemarin itu agak sedikit mahal karena angin kencang dan baru saja memasuki bulan puasa. Sangat tergantung pada kondisi cuaca, seperti ikan yang saya pegang ini, kalau kemarin itu laku dijual seharga 17 ribu rupiah, sekarang Cuma 100 ribu”, kata Ayah Bireun kepada Redaksi Senin (17/09).
 
Sementara dari amatan di tempat penjualan ikan basah, di Kabupaten Pidie pagi tadi, juga terlihat pasokan ikan masih sangat kurang, hal tesebut di sebabkan nelayan di Aceh, belum banyak melaut selama bulan puasa ini.
 
Kenaikan terhadap harga ikan, bukan saja pada jenis ikan laut, namun hal yang sama juga terhadap ikan tambak, yang mengalami kenaikan, karena persedian masih langka,(Abu Sidik)


posted by Nikoya 106 FM News Division September 19, 2007 18:20 | permalink | News

Pemerintahan NAD Siap Membantu Pemerintahan Dalam Membentuk Draft KKR Di NAD.


Pemerintahan NAD, siap membantu Pemerintahan Republik Indonesia, dalam membentuk draft untuk mendirikan Komite Kebenaran dan Rekonsilisiasi (KKR) di NAD. Hal tersebut dinyatakan oleh Wakil Gubernur NAD, M. Nazar.
 
M. Nazar mengharapkan, berdirinya KKR, tidak menjadikan sebuah masalah, dan tidak perlu membuat khawatir bagi siapa saja. karena berdirinya KKR, adalah untuk memperkokoh posisi perdamaian di NAD, dan mempercepat proses pembangunan di Aceh. Sebab apabila tidak ada perdamaian, akan mempersulit pembangunan di Aceh.
 
Bahwa selama ini Pemerintah Pusat sangat terkendala dengan adanya Regulasi yang selama ini memang sangat banyak yang harus mereka buat, kita di Aceh siap membantu seperti UUPA yang terdahulu. Itu sebenarnya harus dari DPR RI, tapi akan kita mulai dari Aceh, itu bisa juga seperti itu. Sebenarnya pada waktu rapat dengan Menkopolhukam kita sedang membahas, dan belum pada tahap itu, bagaimana nanti fungsi dan peran yang harus dijalankan oleh KKR. Tentu saja kehadiran KKR di Aceh tidak untuk mempersalahkan tapi justru untuk memperkokoh kedamaian Aceh”, jelas Nazar Senin (17/09).
 
M. Nazar menambahkan, dalam Undang-undang Aceh KKR sudah terbentuk, namun terkendala di tingkat Nasional.
 
Pemerintahan NAD, terus mendorong dan menyakinkan pemerintah pusat, untuk membentuk KKR, karena hal tersebut juga bagian dari amanah Undang-undang.(Windy Fagtah)


posted by Nikoya 106 FM News Division September 19, 2007 18:10 | permalink | News

Pemerintahan NAD Turut Memberikan Bantuan Terhadap Korban Gempa Bumi Di Bengkulu.


Pemerintahan NAD turut memberikan bantuan dalam meringankan beban para korban Gempa bumi di Bengkulu.
 
Pemerintahan NAD memberikan bantuan dalam bentuk obat-obatan dan makanan yang bergizi. Pemerintahan Aceh juga turut memberangkatkan 34 orang relawan, dari Palang Merah Indonesia, yang di rekrut dari Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Selain itu juga ada 4 orang Taruna Siaga Bencana, dari Dinas Sosial Provinsi NAD.
 
Para relawan tersebut, di jadwalkan selam 15 hari akan menetap di Bengkulu.
 
Wakil Gubernur NAD M. Nazar berharap, bantuan dari Pemerintahan NAD, dapat mengurangi beban korban bencana gempa bumi di Bengkulu.
 
Ini tidak termasuk Tim relawan PMI dan Tagana, ada juga bantuan senilai 150 juta rupiah, dan nanti akan ditambah lagi dengan obat-obatan dari Dinas Kesehatan, yang sekarang masih menunggu datang dari luar daerah, baru kemudian kita bawa kesana. Sesuai dengan konfirmasi kita dengan Pemerintah Daerah dan Masyarakat setempat, mereka membutuhkan makanan, maka kita kirim disitu mie instan, ada roti yang berkalori tinggi, dan nanti ditambah dengan obat-obatan. Lebih kurang semuanya ada sekitar 200 juta rupiah”, ungkap Wagub kepada Redaksi Senin (17/09).
 
M. Nazar menambahkan, mengingat kebutuhan makanan dan obat-obatan yang sangat di perlukan para korban bencana, sehingga Pemerintahan Aceh mengutamakan bantuan makanan seperti mie instan, roti, dan obat-obatan. bantuan tersebut bernilai kurang lebih 200 juta rupiah.
 
Selain mengirim bantuan ke Bengkulu, Pemerintahan NAD, juga berencana akan mengirim bantuan ke Sumatra Barat. Namun M. Nazar menyatakan, bantuan untuk Sumatera Barat, berbentuk uang tunai senilai 150 juta rupiah. (Windy Fagtah)


posted by Nikoya 106 FM News Division September 19, 2007 18:05 | permalink | News

Dinas Pendidikan Aceh Membantah Memperlambat Pembayaran Honor Guru Kontrak Ikatan Dinas Malaysia.


Anas M Adam, Kepala Dinas Pendidikan Aceh menyatakan, tidak ada alasan menghambat pembayaran gaji para guru honorer tersebut, selama mereka memenuhi segala aturan. Jika ketentuan administrasinya belum lengkap, maka Dinas Pendidikan jelas tidak akan membayar honorer mereka.
 
Anas M. Adam menambahkan, guru kontrak harus melampirkan surat keterangan aktif mengajar, dari Kabupaten Kota, tempat ia mengajar sebagai syarat untuk pembayaran honor.
 
Tidak ada yang menunggak delapan bulan, itu hanya omongan orang yang tidak bertugas. Boleh ditanyakan langsung kepada orang yang mengirimkan SMS ke saya, bahwa banyak diantara mereka yang dikirimkan sebagai koordinator, lalu karena mereka tidak bertugas, maka disimpan oleh mereka. Ada yang dari Pidie (Nama Kabupaten Aceh) kecewa, mereka mengatakan kecewa terhadap Ketua kami sendiri yang tidak pernah bertugas. Selama ini saya tutupi aib mereka, tapi karena mereka tidak mau menutupinya, maka saya juga tidak bisa menghindari hal itu” katanya sedikit kesal Senin (17/09).
 
Anas M. Adam menyatakan, semua guru yang sudah memenuhi syarat dan telah mengirimkan datanya ke Dinas Pendidikan Aceh, honornya sudah di salurkan.
 
Anas M. Adam menambahkan, di akuinya ada sebagian di antara Guru honorer tidak dapat di salurkan honornya. Ini disebabkan, mereka tidak melengkapi surat keterangan aktif dari Kabupaten kota, karena tidak pernah bertugas di daerah tersebut sesuai SK penempatan.(Windy Fagtah).


posted by Nikoya 106 FM News Division September 19, 2007 18:00 | permalink | News

Sepekan Terakhir Harga Perhiasan Emas Di Banda Aceh Melonjak.


Sudah sepekan terakhir ini, atau selama bulan puasa, harga perhiasan emas di Banda Aceh melonjak. Harga dalam satu gram mencapai 210.000 rupiah, dari harga sebelumnya, yang hanya 180.000 rupiah per gram.
 
Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia, Provinsi NAD, Haji Harun Geusyik Leumiek, mengatakan, selama bulan suci ramadhan, penjualan emas meningkat, sampai tujuh puluh persen, dari hari biasa, karena masyarakat, menjual perhiasan emas untuk kebutuhan belanja puasa. Disamping itu harga beli perhiasan emas dari konsumen, juga sedikit mahal dari biasanya.
 
Pembeli sekarang lebih banyak menjual daripada membeli, perbandingannya adalah 7 banding 30, dan itu berlangsung sampai hari ini, banyak sekali masyarakat yang menjual emas. Ini dikarenakan yang pertama kebutuhan puasa, dan yang kedua karena naikknya harga emas, disamping itu ada juga karena ingin naik haji, jadi mumpung harga emas naik, makanya mereka menjual”, kata Harun kepada Redaksi Nikoya Selasa (18/09).
 
Harun juga menambahkan, mahalnya perhiasan emas saat ini,  karena harga Emas dunia dalam sepakan ini, melonjak. Saat ditanya menyangkut bahan baku emas, Harun mengaku, sebagian besar emas tersebut, di datangkan dari luar negeri, seperti Papua Nugini, London, dan Afrika.


posted by Nikoya 106 FM News Division September 18, 2007 18:10 | permalink | News

<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134   >>256 - 260 of 666

blog home


archive
NOPEMBER 2008
AGUSTUS 2008
JUNI 2008
MAI 2008
APRIL 2008
::full...


recent entries
:: Departemen Hukum Dan HAM Akan Menindak Lanjuti Laporan Narapidana.
Nopember 14, 2008
:: Terkait Rekaman Video Pungli Di Dinas Pendidikan GERAK Aceh Minta Kasus Tersebut Di Laporkan.
Nopember 14, 2008
:: Hut RI Yang (63) Tahun Di Banda Aceh Berlangsung Khitmad.
Agustus 17, 2008
:: KontraS Aceh Gelar Pekan Kampanye Anti Penghilangan Orang Secara Paksa.
Agustus 17, 2008
:: (BRA) Kombatan Gam Dan Korban Konflik Untuk Bersabar.
Agustus 15, 2008

%BLOG_RECENT_COMMENTS%




administrator