September, 2007
Pidie Gempar Dengan Tulisan Berlafadz Allah Di Jalan Aspal.


Warga di empat Kecamatan Kabupaten Pidie, gempar dengan timbulnya tulisan arab yang berlafadz Allah, di jalan aspal lintasan Jabal Gafur, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie. Kejadian timbulnya tulisan tersebut, tepat di tengah jalan, kejadian ini berawal pada saat menjelang magrib.
 
Pertama kali yang melihat tulisan tersebut adalah dua orang ibu rumah tangga, yang baru pulang dari sawah. Mereka sempat terkejut dengan tulisan itu, yang tampak jelas seperli lafadz Allah, kemudian hal itu dilaporkan kepada tokoh pemuda daerah setempat, yang kemudian bergegas ketempat itu.
 
Sementara salah seorang tokoh pemuda daerah setempat, mengatakan, setelah mendapat informasi timbulnya tulisan tersebut, langsung menuju ketempat kejadian dan memberi tanda pembatas.
 
Semalam karena masih penasaran kami melihatnya lagi, dan ternyata memang benar tulisan itu ada. Jadi esoknya kami mengajak Tengku (Ustad) untuk melihatnya secara bersama-sama. Karena pada dasarnya dijalan itu memang tidak pernah ada sebelumnya tulisan itu, kalau dibilang ada orang yang membuatnya menurut kami itu tidak mungkin”, jelas Jamal kepada Redaksi Nikoya FM Selasa (10/09).
 
Sementara itu menurut Pemuka agama daerah setempat, mengatakan, kejadian timbulnya tulisan tersebut sangat mengundang tanda tanya warga sekitar.
 
Menurut amatan saya itu bisa saja terjadi pada saat jalanan aspal dibuat atau kemungkinan besar adanya orang yang sengaja membuatnya. Cuma saya juga tidak menutup kemungkinan bila memang itu merupakan rahasia Tuhan", ungkapnya menjelaskan.
 
Saat ditanya makna dengan timbulnya tulisan berlafadz Allah itu, dirinya tidak bisa menjawab. Dia hanya mengacungkan jarinya keatas, di harapkan kepada warga setempat supaya jangan merasa ada hal yang aneh, karena menurutnya bisa saja ada orang yang menulis tulisan itu.
 
Dari hasil pantauan Reporter Nikoya sejak tadi malam, ratusan warga yang datang dari pelosok daerah kabupaten Pidie, ingin melihat langsung tulisan tersebut, yang sekarang sudah di batasi garis Polisi, dan beberapa aparat polisi juga menjaga tempat ini.
 
Menurut rencana, tulisan tersebut akan di bongkar dan di pindahkan kepingiran jalan, sore kemarin terlihat tulisan tersebut sudah di hapus dengan mengunakan solar, namun dari amatan Redaksi Nikoya, tulisan itu masih utuh berbentuk lafadz ALLAH.(Abu Sidik)


posted by Nikoya 106 FM News Division September 10, 2007 18:00 | permalink | News

Warga Aceh Besar Menggali Kuburan Massal.


Warga Desa Blang Krueng Aceh Besar menggali kuburan massal yang ada di Desa tersebut.
 
Menurut Khairul Huda, kepala Desa Blang Krueng, pembongkaran kuburan massal itu dilakukan atas inisiatif warga desa, karena letak kuburan massal sangat tidak strategis.
 
Kuburan massal ini berada di halaman depan rumah warga, karenanya warga berkeinginan untuk membongkar dan memindahkannya ke kuburan umum.
 
Khairul menambahkan, direncanakan ada 6 titik lokasi kuburan massal yang akan dibongkar, dan pembongkaran kuburan massal itu, selain dilakukan warga setempat juga dibantu oleh pihak Satgas Palang Merah Indonesia Wilayah Aceh Besar.
 
Sementara itu menurut Ansari, Ketua Komando Palang Merah Indonesia wilayah Aceh Besar, pihaknya melakukan pembongkaran atas permintaan masyarakat. Dalam hal ini PMI hanya memfasilitasi dalam menyediakan kantong mayat dan mobil ambulan.
 
Yang sebenarnya memang tugas Pemerintah, cuma lebih baik masyarakat diberi tahu tentang program pendataan mayat ini”, ungkap Ansari Jumat (07/09).
 
Ansari menambahkan, seharusnya pembongkaran tersebut harus dilakukan Pemerintah, agar mayat kuburan tsunami bisa terdata.(Windy Fagtah).


posted by Nikoya 106 FM News Division September 08, 2007 18:15 | permalink | News

Dinas Perhubungan Akan Mengantisipasi Terjadinya Kemacetan Di Bulan Puasa.


Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan pada hari Punggahan (Meugang) maupun pada sore hari menjelang puasa di jalan seputar Kota Banda Aceh, Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh telah mempersiapkan anggotanya untuk mengatasi kemacetan yang mungkin akan terjadi.
 
Menurut Fauzi Azmi, Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, pihaknya telah mengantisipasi terjadinya kemacetan di Kota Banda Aceh, dan juga telah mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas menjelang berbuka puasa, akibat adanya pedagang yang menjual penganan berbuka puasa di pinggiran jalan.
 
Dalam hal ini kita akan meminta kepada Dinas atau Instansi terkait seperti Dinas Pasar untuk bekerjasama, terutama tentang penempatan pedagang penganan berbuka puasa, kemudian kita akan memantau arus lalu lintas, Karena sudah tentu akan terjadi kemacetan. Jadi persiapan inilah yang sedang kita lakukan dengan Satllantas Poltabes, tapi yang jelas kita sudah menyurati Dinas Pasar supaya mereka berkoordinasi” jelas Fauzi kepada Redaksi Nikoya FM Jumat (07/09).
 
Fauzi menambahkan dalam memantau kemacetan lalu lintas di Banda Aceh, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polisi Satuan Lalu Lintas Poltabes Kota Banda Aceh.(Windy Fagtah).


posted by Nikoya 106 FM News Division September 08, 2007 18:10 | permalink | News

Muspida Aceh Mengeluarkan Maklumat Pelucutan Senjata.


Muspida dan Pemerintah Aceh mengeluarkan maklumat pelucutan senjata Illegal yang masih beredar ditangan masyarakat. Hal ini terkait dengan masih tingginya aksi kriminal bersenjata api di Aceh yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
 
Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Irwandi Jusuf mengultimatum kepada semua komponen masyarakat yang masih memiliki senjata api secara illegal, untuk segera menyerahkan kepada aparat Polisi dalam tenggang waktu satu bulan. Kalau dalam masa itu belum juga diserahkan, para pemegang senjata akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.
 
Kita sudah meneken maklumat itu, dan akan segera muncul di Koran, dalam satu halaman penuh atau setengah halaman, menyerukan kepada siapa saja yang masih memiliki senjata api, bahan peledak dan lainnya, agar segera menyerahkannya kepada pihak Kepolisian dalam waktu sebulan dan tidak akan dihukum, tapi kalau sudah lebih dari satu bulan, nantinya akan dilakukan razia, kalau ditemukan senjata maka akan dikenakan sangsi hukum”, tegas Irwandi.
 
Irwandi mengungkapkan, bagi masyarakat yang dengan sukarela menyerahkan senjata illegal, tidak akan dikenakan sangsi atau bebas dari hukuman.
 
Maklumat itu ditandatangani Gubernur Irwandi Jusuf, Pangdam Iskandar Muda Supiadin AS, Kapolda NAD Rismawan, dan Kajati NAD serta Ketua DPRA. Maklumat ini telah disebar luaskan kepada masyarakat Aceh, agar masyarakat bisa memahaminya.(Deni Zulfikar).


posted by Nikoya 106 FM News Division September 08, 2007 18:05 | permalink | News

Cacat Fisik Bukan Penghalang Jadi Pengusaha.


Pemerintah Aceh harus memberikan perhatian terhadap perempuan cacat fisik, agar tetap semangat menjalankan unit usaha yang diminatinya.
 
Perempuan cacat fisik atau Invalid, tidak boleh rendah diri menjadi pengusaha, sebab cacat bukan menjadi penghalang bagi perempuan yang ingin bersanding dengan usahawan lain.
 
Demikian dikatakan oleh Kartini NI, Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Aceh, menanggapi pertanyaan wartawan tentang perempuan pengusaha cacat fisik. Kartini menambahkan setiap manusia berkesempatan melakukan sesuatu dalam hidup, walaupun seseorang itu memiliki cacat fisik karena penyandang cacat tidaklah tertinggal.
 
Saya sangat senang melihat orang cacat yang kreatif, makanya perlu diberikan penghargaan yang sebesar-besarnya. Jadi dalam hal ini bila perempuan betul-betul diperhatikan oleh Pemerintahan Aceh, maka mereka akan sangat bisa berkreasi. Disamping itu kami dari IWAPI, akan turut serta memasarkan produk-produk mereka, untuk memberikan motivasi sesuai dengan standar mutu yang diminati oleh pasar”, kata Kartini Jumat (07/09).
 
Kartini NI, Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Aceh,  mengatakan, hal ini dapat meningkatkan semangat perempuan pengusaha dan perempuan yang belum jadi pengusaha. Dia menambahkan perempuan pengusaha nantinya dapat berinisiatif meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Terutama sekali dalam membangkitkan ekonomi mikro.(Deni Zulfikar).


posted by Nikoya 106 FM News Division September 08, 2007 18:00 | permalink | News

<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134   >>266 - 270 of 666

blog home


archive
NOPEMBER 2008
AGUSTUS 2008
JUNI 2008
MAI 2008
APRIL 2008
::full...


recent entries
:: Departemen Hukum Dan HAM Akan Menindak Lanjuti Laporan Narapidana.
Nopember 14, 2008
:: Terkait Rekaman Video Pungli Di Dinas Pendidikan GERAK Aceh Minta Kasus Tersebut Di Laporkan.
Nopember 14, 2008
:: Hut RI Yang (63) Tahun Di Banda Aceh Berlangsung Khitmad.
Agustus 17, 2008
:: KontraS Aceh Gelar Pekan Kampanye Anti Penghilangan Orang Secara Paksa.
Agustus 17, 2008
:: (BRA) Kombatan Gam Dan Korban Konflik Untuk Bersabar.
Agustus 15, 2008

%BLOG_RECENT_COMMENTS%




administrator