September, 2007 Kebudayaan Prioritas Utama Perencanaan Pembangunan Daerah NAD Tahun 2008.
Menurut Mahrul, Perwakilan BAPEDA NAD, pembangunan bidang kebudayaan merupakan salah satua agenda pembangunan Aceh menengah, dan prioritas pembangunan Aceh tahun 2008.
Rencana kerja Pemerintahan Aceh, tahun 2008, di harapkan berfungsi sebagai pedoman dalam penyusunan RAPBN tahun 2008, termasuk di dalam nya KUA, dan RAPBA tahun 2008.
Demikian juga hal yang menjadi acuan bagi Pemerintahan Kabupaten kota dalam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dalam menyempurnakan Rencana Kerja Pemerintahan Kabupaten kota tahun 2008.
“Perlu kami informasikan, program adat yang terkait dengan instansi terkait, serta di Kabupaten Kota, adalah Penyaluran bantuan bagi kelestarian pengembangan Budaya dan seni, sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan pemahaman kepada pergerakan seni dan budaya Daerah, serta meningkatkan kualitas Sumber Daya manusia. Sementara berkenaan dengan Agama Budaya, kita lihat bahwa suatu Negara yang membina serta mengelola keanekaragaman budaya, dan Lembaga Adat Istiadat yang telah terbentuk dalam kehidupan bermasyarakat”, Demikian bunyi paparan pidato yang disampaikannya Kamis (06/09).
Pembangunan di bidang kebudayaan untuk meningkatkan kembali budaya di NAD, dapat mengatasi budaya asing, yang masuk ke Aceh, dan mempengaruhi penerus Aceh.(Windy Fagtah).
posted by Nikoya 106 FM News Division September 06, 2007 18:35 | permalink | News Kelangkaan BBM Menghambat Kelancaran Transportasi.
Dalam beberapa hari ini, Bahan Bakar Minyak, BBM jenis Premium disebagian besar SPBU di Banda Aceh dan Aceh Besar kembali langka. Kondisi tersebut sempat menghambat kelancaran arus transportasi di Ibukota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Rahman salah seorang pengecer minyak di kawasan Ulee Kareng mengatakan, tidak tahu mengapa minyak tidak ada. Namun demikian dirinya sempat menjual minyak sebanyak 1 jeringen yang diambil dari minyak mobil pribadinya. Dan hanya beberapa menit, minyak tersebut habis terjual. Dia menambahkan sulit sekali mendapatkan minyak di SPBU, karenanya Rahman menjual minyak itu seharga 8000 rupiah per liter.
“Saya kurang tahu juga, karena tiap galon yang saya datangi gakda minyak. Dari Ulee Lheu, Simpang Dodik, sampai mau memasuki daerah Keutapang juga tidak ada minyak, terus ke Lueng Bata gakda minyak, sampai di Kuta Alam pun juga tidak ada minyak. Jadi saya ambil inisiatif, saya ambil minyak mobil saya barang satu jerigen, lalu saya jual”, Demikian diakuinya kepada Tim Redaksi Nikoya FM Kamis (06/09).
Menurut pantauan di beberapa jalan di kota Banda Aceh, terlihat pengendara sepeda motor mendorong kendaraannya, mereka mengaku kehabisan BBM.
Sementara itu Kepala Hubungan Pemerintah dan Masyarakat (HUPMAS) Pertamina, Sayid Farid mengatakan, kelanggaan tersebut menjadi tanda tanya besar bagi Pertamina, sebab menurut Sayid rata-rata Pertamina menyuplai BBM untuk Banda Aceh, Aceh Besar dan Sigli, mencapai 300 sampai 350 kl per harinya. Namun kelanggaan tersebut masih belum teratasi.(Deni Zulfikar).
posted by Nikoya 106 FM News Division September 06, 2007 18:30 | permalink | News Saatnya Memberikan Perhatian Dan Pendidikan Khusus Pada Anak Korban Konflik Aceh.
Panglima Kodam Iskandar Muda, Supiadin AS mengatakan, cukup sudah konflik bersenjata yang merenggut puluhan ribu nyawa di Nanggroe Aceh Darussalam, dalam kurun waktu 29 tahun lalu. Kini saatnya memberikan perhatian dan pendidikan khusus kepada anak-anak korban konflik di Aceh, supaya anak itu tidak menjadi generasi pendendam.
Supiadin menambahkan, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Aceh, harus bahu-membahu dalam melaksanakan tugas tersebut, demi terwujudnya generasi Aceh yang lebih baik kedepan. Setelah perdamaian terwujud di Aceh, masyarakat Aceh harus mampu melupakan semua luka masa lalu dan memikirkan bagaimana meraih masa depan yang lebih cerah, terutama bagi anak-anak bangsa.
“Saya sangat setuju para keluarga Anak-anak korban pelanggaran HAM itu, yang sekarang bapaknya meninggal, ibunya meninggal akibat konflik, itu memang tanggung jawab Negara, membuat dia menjadi orang. Boleh dia kehilangan kasih sayang, tapi jangan membuat dia kehilangan masa depan. Ini yang paling penting, boleh dia kehilangan kasih sayang karena konflik, tapi jangan kita biarkan dia kehilangan masa depan”, tegas Supiadin kamis (06/09).
Panglima Kodam Iskandar Muda, Supiadin AS mengatakan, salah satu unsur yang mampu menjalankan tugas tersebut adalah para Alim Ulama yang senantiasa menyampaikan kebenaran kepada masyarakat.
Peran Ulama terhadap pengembangan dan pendidikan anak-anak korban konflik, cukup besar terutama dalam membina akhlak anak-anak. Disamping itu yang masih harus disadari oleh semua pihak, bahwa bangsa saat ini sedang mengalami degradasi moral.(Deni Zulfikar).
posted by Nikoya 106 FM News Division September 06, 2007 18:20 | permalink | News Enam Perempuan Pengusaha Aceh Mendapatkan Penghargaan.
Enam perempuan Pengusaha Aceh, mendapatkan penghargaan dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), ILO, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta Pemerintah Aceh. Penghargaan tersebut diberikan kepada perempuan pengusaha cacat fisik, perempuan pengusaha mikro inovatif dan perempuan pengusaha dengan pemasaran terbaik.
Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Irwandi Yusuf mengatakan perhargaan kepada pengusaha Aceh ini merupakan sebagai sebuah terobosan cerdas dalam rangka memberikan stimulan bagi munculnya gairah dan semangat berwiraswasta dikalangan kaum perempuan.
“Ini adalah terobosan cerdas dalam memberikan stimulan, bagi munculnya gairah dan semangat berwiraswasta dikalangan kaum perempuan. Karena itu kami berharap, kegiatan yang serupa dapat dilanjutkan dimasa yang akan mendatang, dengan melibatkan perempuan pengusaha dari seluruh Aceh, tidak hanya sekitar Banda Aceh saja. Pemerintah Aceh memberikan dukungan penuh terhadap hal itu”, ungkap Supiadin Kamis (06/09).
Irwandi Yusuf mengatakan atas nama Pemerintah Aceh, dirinya menyambut baik kegiatan pemberian penghargaan kepada perempuan pengusaha Aceh ini.
Guna kelanjutan eksistensi komunitas perempuan pengusaha Aceh, Irwandi mengharapkan kepada pihak terkait terutama IWAPI, yang merupakan sebagai wadah tempat bernaungnya perempuan pengusaha, untuk dapat secara konsisten melakukan pembinaan dan pemberdayaan kepada kaum perempuan yang berprofesi sebagai pengusaha.(Deni Zulfikar).
posted by Nikoya 106 FM News Division September 06, 2007 18:15 | permalink | News Jajaran Kobar GB-NAD Berharap Pelaku Perampokan Di Pidie Segera Di Tangkap.
Ketua Presedium Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar GB) NAD, Sayuti Aulia, beserta jajarannya di Aceh, mengutuk keras, aksi perampokan yang menembak mati Jasmani Jamil, Kepala Tata Usaha SMU kota Bakti Pidie.
Kepada pihak Kepolisian Aceh, Jajaran Kobar GB-NAD, di seluruh Kabupaten kota di Aceh berharap, agar pelaku perampokan sadis tersebut secepatnya bisa di tangkap, dan juga harus di kenakan sangsi hukuman mati. Sayuthi menilai tindakan itu di lakukan secara berencana.
“Itu tindakan biadab yang tidak diterima oleh siapapun terutama dari pihak kalangan Guru sendiri, dan kita kepada pihak Polisi supaya dapat menemukan pelakunya, dan harus diberikan tindakan hukum yang seberat-beratnya yaitu hukuman mati. Karena itulah hukuman yang paling tepat buat seorang pembunuh berencana dan ditambah lagi dengan tindakan perampokan, dan yang dirampok adalah gaji Guru yang keseluruhannya masih termasuk kaum Dhuafa”, kata Sayuthi Kamis (06/09).
Sayuti berharap, gaji Guru yang di rampok, Pemerintah dalam hal ini Bupati Pidie, dan jajarannya, harus segera mungkin mengantikan gaji Guru itu, secara bijaksana. ini mengigat kebutuhan para Guru sudah sangat mendesak menjelang puasa.(Abu Sidik).
posted by Nikoya 106 FM News Division September 06, 2007 18:05 | permalink | News