Agustus, 2007
Menulis Dapat Berpengaruh Pada Kesehatan.


Psikolog asal Jakarta, Liza Marielly menyatakan, menulis dapat berpengaruh pada kesehatan dalam diri setiap manusia. Namun saat ini kesadaran masyarakat terhadap menulis sangat kurang, bahkan belum menjadi suatu rutinitas bagi masyarakat.
 
Demikian dikatakan Liza Marielly saat menjadi Nara Sumber pada Pelatihan Penulisan Kreatif bagi kaum muda Banda Aceh, yang diselenggarakan oleh Nurul Fikri bekerjasama dengan Unesco dan Radio Nikoya FM.
 
Liza mengatakan banyak hal yang didapat setiap orang dalam menulis, diantaranya dapat mengurangi beban kehidupan yang buruk, yang dituangkan dalam tulisan.
 
Disebutkannya, bila ditinjau dari sisi Psikologi, terdapat hubungan yang kuat antara stress dan penyakit. Stress diungkapkannya dapat menyebabkan Depresi, melemahkan imunitas, gangguan jantung, asma, kanker dan lainnya.
 
Dengan menulis individu dapat menghadapi masalah hidupnya sedikit-demi sedikit. Menulis dengan satu kata perkata, dan dari satu menit ke menit berikutnya, stress tidak akan lagi menjadi suatu hal yang sangat membebani ketika mereka telah dipecah menjadi bagian-bagian kecil.
 
“Jadi ibarat sebuah kolam renang, bila dia semakin berenang kedalam itu akan semakin baik, nah begitu juga sebaliknya bila dia terus mendalami emosinya itu akan semakin bagus, dan baru nantinya ada efeknya. Jadi kalau hanya membahas sisi luarnya saja, standarnya aja, itu tidak akan ada efek sama sekali. Jadi bergantung hanya pada materi topik yang dia tulis. Tentu banyak sekali gunanya, menulis ini bisa menjadi stress rielif (rasa bebas dari stress) karena itu bisa lebih menyalurkan stress seseorang atau menyalurkan tekanannya seseorang”, ungkap Liza kepada Redaksi Kamis (30/08).
 
Kegiatan menumpahkan emosi dan gambaran menjadi tulisan membantu individu untuk berpikir lebih jelas serta mengorganisasikan tekanan yang datang menjadi lebih baik.
 
Diungkapkannya juga dalam menulis banyak bentuk dan cara yang bisa dilakukan, masing-masing individu memiliki cara untuk mengekspresikan dirinya, karenanya saran yang terbaik adalah dengan mengambil pilihan yang terbaik, paling nyaman dan paling efektif.(Deny Z.)


posted by Nikoya 106 FM News Division Agustus 31, 2007 18:10 | permalink | News

Penyakit DBD Meningkat.


Penyakit Demam Berdarah Dengeue atau DBD terus menyerang warga kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Serangan nyamuk itu tidak hanya menyerang warga dikalangan bawah tetapi kalangan atas juga mengalami nasib yang sama.
 
Menurut Direktur Rumah Sakit Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) melalui  Rekam Medisnya, Mutia mengatakan, bulan Juli tercatat 16 pasien DBD dan 3 Pasien malaria rawat inap. Sedangkan bulan Agustus, 6 Pasien DBD rawat inap dan 4 Pasien rawat jalan. Sedangkan malaria, 6 Pasien rawat inap dan 9 rawat jalan.
 
“Di bulan Agustus ini, ada sekitar 6 Pasien DBD rawat inap dan 4 Pasien rawat jalan. Sedangkan malaria, 6 Pasien rawat inap dan 9 rawat jalan. Mereka semua berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar”, ungkap Mutia kepada Redaksi Jumat (31/08).
 
Mutia mengatakan Pasien DBD dan malaria dalam dua bulan terakhir meningkat, namun dengan upaya medis, pasien dapat disembuhkan dan tidak ada pasien meninggal dunia akibat penyakit ini.
 
Menurut pantauan disejumlah Rumah Sakit, tetap saja ada pasien DBD dan malaria. Dan paling banyak pasien DBD dan Malaria, yang merujuk kerumah Sakit Bulan Sabit Merah Indonesia untuk mendapatkan perawatan medis segera.(Deny Z.)


posted by Nikoya 106 FM News Division Agustus 31, 2007 18:05 | permalink | News

Puluhan Siswi SMA 6 Banda Aceh Mengalami Kesurupan.


Puluhan siswi Sekolah Menengah Atas, SMA Negeri 6 Kota Banda Aceh mengalami kesurupan akibat kemasukan arwah korban tsunami. Saat Musibah Gelombang tsunami 26 Desember 2004 lalu, SMA Negeri 6 Kota Banda Aceh merupakan salah satu sekolah paling parah terkena dampak tsunami.
 
Sebelumnya, kemarin puluhan siswi juga mengalami kesurupan sehingga direncanakan hari ini pihak sekolah akan mengadakan pembacaan Yasin bersama. Namun menurut pantauan Reporter Nikoya FM Banda Aceh dilapangan, hanya sebagian siswa-siswi SMA Negeri 6 Kota Banda Aceh yang membaca Yasin. Sementara siswa lainnya banyak yang pulang dengan izin Guru karena ketakutan dan kondisi sekolah tidak kondusif.
 
Saat itu tampak sebagian para siswa sedang melafazkan Azan disetiap ruang kelas sehingga nantinya diharapkan kondisi SMA Negeri 6 Kota Banda Aceh dapat terhindar dari gangguan makhluk halus.
 
Proses belajar mengajar belum normal, namun demikian pihak sekolah mengharapkan hari Senin mendatang (03/09) proses belajar mengajar dapat kembali berjalan baik.(Deny Z.)


posted by Nikoya 106 FM News Division Agustus 31, 2007 18:00 | permalink | News

LBH Anak Mendesak Pemerintah Membangun Lembaga Permasyarakatan Khusus Anak.


Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak mendesak pemerintah untuk segera membangun Lembaga Permasyarakatan atau LP di Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini dapat menyebabkan gangguan bagi psikologi anak kalau Lembaga Permasyarakatan tidak dipisahkan antara orang dewasa dengan anak.
 
Menurut Direktur LBH Anak, Ayu Ningsih mengatakan, Lembaga Permasyarakatan sebagai tempat pembelajaran secara cepat bagi anak dalam berbagi pengalaman untuk melakukan kejahatan. Sehingga ditakutkan setelah anak keluar dari lembaga permasyarakatan, Anak dapat melakukan kejahatan lebih besar lagi karena di penjara sudah mendapatkan ilmu dari orang dewasa.
 
“Harapan kita kepada Pemerintah harus segera mencari lokasi untuk pembangunan Lapas, karena Lapas yang ada di Jantho saat ini masih digabung antara Lapas Anak-anak dengan Lapas orang dewasa untuk warga Banda Aceh dan Aceh Besar, dan itu sudah over capacity (melebihi kapasitas) yang tidak memungkinkan lagi untuk menampung. Jadi didalam itu sudah mendesak penghuninya, ini terlihat Napi Perempuan dan Lelaki juga digabung disitu yang hanya disekat dengan beberapa ruangan”, ungkap Ayu ketika dihubungi Redaksi Nikoya FM Kamis (30/08).
 
Ayu mengatakan kasus-kasus anak yang bermasalah dengan hukum dapat meyelesaikannya melalui musyawarah terhadap prosedur hukum yang berlaku.
 
“Kita mengharapkan itu yang pertama kalau kasus-kasus anak dengan orang dewasa itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus melalui prosedur Hukum, karena Polisi juga mempunyai kewenangan kalau anak itu memang pelaku Polisi itu bisa menuntut kasus itu dan menyerahkan anak kepada orang tua. Nah kita mendorong agar kasus-kasus ringan seperti itu bisa diselesaikan secara musyawarah tanpa melalui prosedur Hukum. Tapi bila kasusnya sudah berat seperti anak sebagai pelaku perkosaan harus melalui prosedur hukum”, kata Ayu.
 
Direktur LBH Anak Ayu Ningsih mengatakan Lembaga Permasyarakat  atau LP bagi anak nantinya dapat dilengkapi dengan sasaran dan prasarana  pendidikan sehingga anak tetap mendapakan hak dalam melakukan kreatifitas 
 
Ayu mengharapkan setelah anak keluar dari Lembaga Permasyarakatan tersebut, anak dapat berubah dari sebelumnya sehingga LP betul-betul menjadi media untuk mendidik anak yang mendapatkan kasus kejahatan.(Deny Z)


posted by Nikoya 106 FM News Division Agustus 30, 2007 18:30 | permalink | News

Nurul Fikri Kembali Mengadakan Pelatihan Lanjutan Penulisan Kreatif.


Nurul Fikri kembali mengadakan pelatihan lanjutan penulisan kreatif untuk kaum muda kota Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung lancar di Wisma Permata Hati atas prakarsa Unesco dan Radio Nikoya FM yang diikuti oleh puluhan kaum muda Banda Aceh yang gemar menulis.
 
Menurut Perwakilan Unesco di Jakarta, Arya Gunawan mengatakan, peserta nantinya diharapkan mampu berkarya dalam menulis dengan lebih baik sehingga muncul penulis handal dari Nanggroe Aceh Darussalam. Arya menambahkan peserta yang telah mengikuti acara ini bersabar dalam menulis karena menjadi penulis handal tidak semudah itu, karena penuh dengan bermacam cobaan.
 
“Saya sebagai Wakil Lembaga yang memprakarsai acara ini dan didukung oleh Pihak Panitia serta Narasumber yang sangat dalam dan luas Ilmunya, harapan kami tolong jangan hanya selesai disini. Jadi lakukanlah sesuatu yang konkrit, keluar dari ruangan ini, boleh membuat rencana, akan tetapi segera wujudkan rencana itu”, Pesan Arya kepada Peserta.
 
Arya Gunawan mengatakan menulis adalah hal unik atau langka, yang  mampu membawa penulis menjadi terkenal. Karena tidak ada langkah besar, kalau tidak dimulai dengan hal-hal kecil dalam menulis.
 
“Hanya seseorang yang sabarlah yang akan keluar sebagai Pemenang yang tangguh, itu semua sama didalam aspek kehidupan, termasuk juga dalam hal menulis. Hanya hal-hal langka saja yang melahirkan seorang penulis yang langsung melejit sebagai Penulis yang terkenal, tapi sebagian besar harus melewati perjalanan panjang itu, dan tidak ada langkah besar yang berlangsung bila tidak diawali dengan langkah-langkah kecil”, ungkap Arya Gunawan dengan kalimat yang penuh dengan nasihat.
 
Kegiatan itu diikuti peserta dengan sangat antusias untuk menggali ilmu tentang menulis dari penulis handal dari luar Aceh diantaranya Kurnia Effendi, Gus Taf Sakai, Hernowo dan juga seorang Psikolog yaitu Liza Marrielly.
 
Selain narasumber yang berkompeten dibidangnya, dalam kesempatan pelatihan itu, turut di hadiri Andrea Hirata seorang Novelis yang tengah naik daun dengan buku pertamanya “Laskar Pelangi”.(Deny Z.)


posted by Nikoya 106 FM News Division Agustus 30, 2007 18:20 | permalink | News

<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134   >>296 - 300 of 666

blog home


archive
NOPEMBER 2008
AGUSTUS 2008
JUNI 2008
MAI 2008
APRIL 2008
::full...


recent entries
:: Departemen Hukum Dan HAM Akan Menindak Lanjuti Laporan Narapidana.
Nopember 14, 2008
:: Terkait Rekaman Video Pungli Di Dinas Pendidikan GERAK Aceh Minta Kasus Tersebut Di Laporkan.
Nopember 14, 2008
:: Hut RI Yang (63) Tahun Di Banda Aceh Berlangsung Khitmad.
Agustus 17, 2008
:: KontraS Aceh Gelar Pekan Kampanye Anti Penghilangan Orang Secara Paksa.
Agustus 17, 2008
:: (BRA) Kombatan Gam Dan Korban Konflik Untuk Bersabar.
Agustus 15, 2008

%BLOG_RECENT_COMMENTS%




administrator