Mai, 2008
Anak Aceh, Bagaimana Nasibmu Nak?


Kantong plastik di tangan,kaki telanjang, muka kucel, bau badan yang menyengat tidak dipedulikannya. Rizky bocah kecil berusia sebelas tahun, berjalan diantara deru suara motor serta kepulan asap tebal mobil di Simpang Lima pusat kota Banda Aceh, Rizky terus berjalan diantara deru suara sepeda motor dan mobil, sambil menjulurkan tangan meminta belas kasih kepada pengendara sepeda motor, mobil & kendaraan lainya.
 
Pengemis” bukanlah pilihan hidupnya, namun nasib membuatnya jadi seorang “Gepeng” profesi yang tidak diharapkan oleh semua orang. Saat di tanya Redaksi Nikoya, adek kok ngemis ''Saya malu minta uang dari orang di jalan, tapi terpaksa dari pada lapar”, ujar Rizky dengan malu kepada Redaksi Nikoya yang kebetulan melintas di jalan tersebut.
 
Ironis namun nyata, bantuan “trilyunan” masuk ke Aceh, yang memanfaatkan dana bantuan  dari negara-negara donor, kurang menyentuh mereka.
 
Konflik sudah berlalu pasca MOU Helsinki keamanan semakin kondusif, masyarakat semakin bebas mencari nafkah di dukung dengan masa rehabilitasi dan rekontruksi di Aceh sedang berjalan, sarana prasarana umum kembali di perbaiki dengan memanfaatkan dana bantuan ”trilyunan” dari lembaga–lembaga donor, termasuk pendidikan, namun ironisnya masih terlihat adanya anak–anak usia sekolah yang berkeliaran “bergelandang” tanpa adanya pihak yang peduli.
 
Redaksi Nikoya saat berbincang-bincang dengan Rodiyah janda beranak dua yang ditinggal pergi suami tercinta akibat tsunami yang melanda Aceh pada akhir tahun 2004, tinggal di barak relokasi di Lhong Raya terpaksa tidak menyekolahkan anaknya karena alasan biaya, Beginilah Nak keadaan kami, tegas  janda beranak dua itu dengan mata berkaca-kaca se-sekali tangannya menyapu matanya, Rodiyah tidak mampu membiayai sekolah kedua anaknya dengan alasan “ekonomi” lemah, apalagi Rodiyah hanya seorang tukang “Londri” tukang semerah baje gob (tukang nyuci baju orang).
 
Semua orang tua tentu mengharapkan anak-anaknya berhasil kelak, namun tidak semua harapan menjadi kenyataan, perjalanan hidup manusia tidak selamanya mulus.
 
Sedih, haru, terlihat di wajah Rodiyah membayangkan masa depan anaknya, keinginan hati menyekolahkan mereka namun apa daya, biaya tak ada, sambil menghela nafas panjang “Homlah nyak hai” (entah lah nak) padahal Rodiyah ingin sekali menyekolahkan mereka seperti anak–anak lainya.
 
Rodiyah adalah sebagian kecil dari orang tua anak-anak putus sekolah di Aceh, harapan mereka tentunya ada kepedulian pemerintah terhadap nasib mereka, anak adalah harapan orang tua, anak adalah generasi penerus bangsa, bagaimana bangsa bisa maju bila tidak ada kepedulian terhadap anak bangsa, kemana mereka harus mengadu? (Abu Sidiq).


posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 26, 2008 20:00 | permalink | News

Aksi Penolakan Kenaikan BBM Di Banda Aceh.


Aksi penolakan kenaikan BBM masih terus terjadi disejumlah daerah di Indonesia, Di Banda Aceh misalnya ratusan mahasiswa dari universitas Muhammadiyah B.Aceh dan Universitas Serambi Mekah melakukan aksi damai terkait rencana pemerintah menaikan harga BBM.
 
Gerakan mahasiswa yang tergabung dalam Gempur gerakan untuk rakyat meminta pemerintahan Aceh untuk dapat mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM, Sebab hal tersebut dapat berdampak negative bagi kesejahteraan rakyat.
 
Bukan itu saja baru baru ini, mahasiswa dari Badan Esekutif Mahasiswa Universitas Syiah Kuala melakukan aksi damai ke kantor Gubernur NAD terkait rencana pemerintah menaikan harga minyak bensin. Para mahasiswa menuntut pemerintahan Aceh mencari solusi agar masyarakat Aceh tidak terperosok dalam kemiskinan karna naiknya harga minyak, ungkap Fauzan juru bicara aksi.
 
Sementra itu ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Sayed Fuad Zakaria yang menyambut positif terhadap tuntutan menolak kenaikan BBM, Sayed juga menyebutkan DPRA sendiri tidak mampu berbuat banyak terhadap keputusan naiknya harga BBM tersebut.
 
Menaikkan bahan bakar minyak bersubsidi untuk masyarakan mendapat tanggapan beragam di Banda Aceh.terutama masyarakat yang perekonomian kecil misalnya para Nelayan.
 
Hal senada juga dikatakan Munir salah seorang tukang becak di Banda Aceh dia mengatakan walaupun harga minyak belum dinaikan sejumlah harga kebutuhan pokok di Banda Aceh sudah mengalami ke naikan harga, Munir mengaku kenaiakan BBM membuat kalangan masyarakat miskin di Banda Aceh resah terutama mereka yang berprofesi sebagai tukang becak.
 
Sementara itu Gubernur NAD Irwandy Yusuf yang menyatakan walaupun harga BBM dinaikkan dirinya akan berusaha agar harga-harga barang di Aceh tetap normal. Gubernur mengatakan dirinya tidak bisa berbuat banyak terhadap kebijakan pemerintah menaikan harga BBM.
 
Untuk mencegah naiknya harga kebutuhan pokok akibat naiknya harga BBM di pasaran, hingga saat ini pemerintah Aceh belum mempunyai team khusus mengontrol harga kebutuhan pokok di pasar-pasar.
 
Hal tersebut dinyatakan wakil ketua dewan perwakilan rakyat Aceh Raihan Iskandar. Menurut Raihan  saat ini pihak pemerintah Aceh hanya mengharapkan laporan dari masyarakat apabila ada kenaikan harga kebutuhan pokok.
 
Raihan menambahkan pemerintah Aceh juga tidak memiliki data penerima Bantuan Langsung Tunai yang kongkrit sehingga mempersulit, penetapan jumlah dana yang akan di anggarkan.
 
Menurut Raihan pemerintahan Aceh juga telah melakukan upaya untuk mencegah kemiskinan mayarakat akibat naiknya harga BMM dengan cara memberikan bantuan dana usaha namun baru dalam skala kecil.
 
Sementara Harga minyak jenis premium di kalangan pedangang enceran di Banda Aceh, Aceh besar, Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya seperti amatan tim reporter NikoyaFM mengalami kenaikan dari 5000  menjadi 6 ribu perliternya, hal tersebut sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.
 
Padahal rencana pemerintah untuk menaikan minyak baru pada awal bulan Juni mendatang. Menurut Khairuddin pedangang minyak bensin enceran di seputaran kota B.Aceh, dirinya menaikan harga bensin dari 5ribu perliter menjadi  6ribu perliter karena sangat sulit untuk membeli minyak dengan mengunakan jeringen.
 
Harga minyak di kalangan pengecer bahkan ada Rp7000 hingga Rp8000 perliternya, namun harga minyak di pom-pom bensin yang ada di kota B.Aceh masih dengan harga biasa perliternya, dan jumlah pasokan  minyakpun masih dalam keadaan normal.
 
Sementra dari amatan Nikoya dua jam setelah pemerintah mengumumkan harga baru BBM sejumlah SPBU di Banda Aceh terlihat antrian panjang.(Abu/Windy)


posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 26, 2008 18:25 | permalink | News

Belum Ada Keputusan Resmi Mengenai Kenaikan Tarif Angkotan Di Aceh.


Dinas perhubungan kota B.Aceh menyatakan belum adanya keputusan resmi mengenai kenaikan tarif angkutan di Aceh. Menurut kepala dinas perhubungan Irawadi Awai, apabila ada kenaikan tarif angkutan sebelum adanya keputusan dari dinas perhubungan maka kenaikan tarif tersebut hukumnya illegal.
 
Irawadi juga menghimbau agar para supir angkutan tidak lebih dahulu menaikan tarif angkutan sebelum adanya ke putusan dari pihak perhubungan. Sementara itu Abdullah salah satu supir angkutan umum menyatakan pihaknya terpaksa menaikan harga tarif angkutan sebab naiknya harga BBM mempengaruhi pengeluaran mereka untuk pembelian minyak dan pemeliharaan kendaraan. Abdullah menambahkan kenaikan tarif angkutan tidak terlalu tinggi, dan juga tidak mempengaruhi jumlah penumpang.(Windy Fagtah)


posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 26, 2008 18:20 | permalink | News

Sebanyak 39.506 RTM Akan Terima BLT.


Sebanyak 39.506 Rumah Tangga Miskin (RTM) di tiga kabupaten/kota di bawah lingkup Kantor Pos Besar Banda Aceh akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang merupakan kompensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).
 
Menurut Kepala Kantor Pos Banda Aceh, Khairil Anwar SE, sebanyak 39.506 RTM penerima BLT ini berasal dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar dan Kota Sabang. Namun pada tahap awal akan diberikan pada masyarakat miskin di kota B.Aceh yaitu pada tanggal 29 Mei mendatang.
 
Dalam penyaluran ini, Kantor Pos Besar Banda Aceh tetap berpegang pada data penerima BLT tahun 2005 lalu.Hal ini dilakukan, mengingat dalam penyaluran BLT murni dilakukan oleh Kantor Pos, tanpa melibatkan lagi pihak BPS, seperti halnya dalam penyaluran BLT tahun 2005 lalu.
 
Sementara itu kepala Badan Pusat Statistik menyatakan meski data penerima bantuan langsung tunai yang di gunakan  data tahun 2005, namun data tersebut telah di update, Iskandar menambahkan dana BLT yang disalurkan tersebut masing-masing Rumah tangga miskin akan menerima dana sebesar Rp700 ribu. Yang di salurkan dua tahap. Dimana tahap pertama akan disalurkan Rp300 ribu/RTM dan tahap kedua akan disalurkan sebesar Rp400 ribu/RTM.(Windy Fagtah)


posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 26, 2008 18:10 | permalink | News

Lagi, Partai GAM Ubah Nama.


Partai (GAM) saat ini resmi mengganti nama partai tersebut dengan Partai Aceh. Menurut Adnan Beuransah juru bicara partai (GAM), perubahan nama partai tersebut untuk mengikuti peraturan partai politik yang akan ikut serta dalam pemilu tahun mendatang dan juga sebagai suatu proses politik dengan persyaratan Nasional yang tertulis dalam poin MUO Helsinki dan undang-undang tentang pemerintah Aceh serta peraturan pemerintah tentang partai politik di Aceh.
 
Adnan menambahkan setelah nama partai Gam di ganti dengan Partai Aceh tidak ada lagi hal yang di permasalahkan oleh pihak Dephum (HAM) NAD,dan nama Partai Aceh juga telah di sosialisasikan hingga ke daerah-daerah di NAD.
 
Sementara itu Ibrahim Syamsudin juru bicara Komite Peralihan Aceh sekaligus pengurus Partai Aceh menyatakan optimis partai tersebut akan ikut pemilu pada tahun 2009 nantinya.
 
Ibrahim Syamsudi menambahkan perubahan nama partai Gam menjadi Partai Aceh telah dibicarakan dengan petingi-petingi (GAM) lainnya, dan nama Partai Aceh telah di setujui. (Windy Fagtah)


posted by Nikoya 106 FM News Division Mai 26, 2008 18:05 | permalink | News

<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134   >>31 - 35 of 666

blog home


archive
NOPEMBER 2008
AGUSTUS 2008
JUNI 2008
MAI 2008
APRIL 2008
::full...


recent entries
:: Departemen Hukum Dan HAM Akan Menindak Lanjuti Laporan Narapidana.
Nopember 14, 2008
:: Terkait Rekaman Video Pungli Di Dinas Pendidikan GERAK Aceh Minta Kasus Tersebut Di Laporkan.
Nopember 14, 2008
:: Hut RI Yang (63) Tahun Di Banda Aceh Berlangsung Khitmad.
Agustus 17, 2008
:: KontraS Aceh Gelar Pekan Kampanye Anti Penghilangan Orang Secara Paksa.
Agustus 17, 2008
:: (BRA) Kombatan Gam Dan Korban Konflik Untuk Bersabar.
Agustus 15, 2008

%BLOG_RECENT_COMMENTS%




administrator